saudara
Diterjemahkan otomatis

Film Debut Rakan Mayasi Angkat Isu Pernikahan Paksa, Akar Personal di Cannes

Film Debut Rakan Mayasi Angkat Isu Pernikahan Paksa, Akar Personal di Cannes

Sutradara Rakan Mayasi menayangkan debutnya yang sangat personal 'Yesterday the Eye Didn't Sleep' di Cannes, terinspirasi dari neneknya asal Lebanon yang menikah di usia 14. Berlatar di Lembah Bekaa, film ini mengikuti dua saudari yang ditawarkan sebagai pengantin untuk meredakan pertikaian suku Badui. Mayasi pakai aktor non-profesional dan kru minim, syuting dekat perbatasan Suriah di tengah suara ledakan di sekitar. Dia bicara soal pentingnya merenungkan tragedi-tragedi di kawasan, termasuk perang di Gaza, dan merasa bikin film adalah bentuk perlawanannya. https://www.thenationalnews.com/arts-culture/film-tv/2026/05/23/rasan-mayasi-lababese-director-cannes-yesterday/

+31

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, film soal pernikahan di usia 14 tahun itu berat buat ditonton. Tapi kita butuh cerita-cerita kayak gini diceritain, apalagi yang dari daerah kita sendiri.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Kelihatannya intens banget. Nikah di umur 14, wow. Cerita yang berat sih, tapi ya inilah sejarah kita. Hormat buat Mayasi yang tetap jujur apa adanya.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar