TelkomGroup Dukung Implementasi PP TUNAS untuk Ruang Digital Aman bagi Anak
Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Meutya Hafid, menghadiri Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di Bandung. Kehadiran beliau menegaskan pentingnya penguatan literasi digital, etika teknologi, serta kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi generasi muda. Acara ini selaras dengan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS), yang didukung oleh jajaran pimpinan TelkomGroup.
Dalam sambutannya, Menkominfo Meutya Hafid menyampaikan bahwa lulusan Telkom University memiliki tanggung jawab moral untuk mengarahkan masa depan digital Indonesia. Beliau menegaskan, lulusan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan dalam ekosistem digital nasional. "Bekal ilmu ini menempatkan adik-adik agar tidak sekadar mengikuti arus digitalisasi, tapi juga berani mengambil peran sebagai penggerak dan pencipta nilai untuk memperluas manfaat teknologi serta memperkuat daya saing bangsa," ujarnya.
Meutya Hafid juga mengingatkan bahwa tantangan dunia digital saat ini mencakup peningkatan misinformasi di ruang siber. Beliau menekankan peran penting generasi muda sebagai agen literasi digital yang mampu menjaga kualitas informasi. "Misinformasi merupakan tantangan global menurut World Economic Forum 2025. Di mana pun kalian berada nanti, jadilah pandu literasi digital di daerah masing-masing. Pemerintah membutuhkan kalian untuk menjadi penjaga kebenaran di tengah banjir informasi ini," tegasnya.
https://www.urbanjabar.com/new