Bergumul dengan Dorongan Seksual yang Kuat - Butuh Nasihat, Assalamualaikum
Assalamualaikum saudaraku, aku bener-bener butuh saran untuk menghadapi ini. Aku udah berjuang melawan dorongan seksual yang kuat sepanjang ingatanku. Bagi aku, kadang-kadang rasanya kayak jadi jalan untuk melarikan diri dari masalah. Masa kecilku berat, dan aku hidup dengan depresi, CPTSD, dan kecemasan. Karena itu, aku sering merasa tertinggal dari orang lain dalam hidup, dan sering kali merasa dikecewakan atau ditinggalkan oleh sesama Muslim. Aku khawatir tentang pernikahan karena sekarang rasanya susah banget dapet lamaran dan orang-orang punya ekspektasi tinggi. Aku kurang percaya diri - aku khawatir aku nggak bakal bisa memuaskan istri. Uang juga pas-pasan; aku dari kelas menengah ke bawah, dan biaya serta ekspektasi seputar pernikahan bikin aku pesimis untuk bisa menikah. Aku udah berusaha menghindari pemicu dan menjauh dari apapun yang memperkuat dorongan ini, tapi keinginannya terus datang kembali. Kadang-kadang rasanya begitu kuat sampai aku caught up thinking tentang membayar seseorang untuk menemani aku, yang bikin aku takut. Dalam kehidupan nyata, aku menjaga jarak dan berusaha sangat menghormati wanita. Aku menghindari percakapan yang tidak perlu dengan lawan jenis di tempat kerja dan memberikan orang banyak ruang. Aku butuh saran praktis dan realistis untuk mengatasi dorongan ini dan meningkatkan peluang untuk pernikahan halal serta kesehatan mental yang lebih baik. Apa yang udah membantu kamu atau orang lain yang kamu kenal? Ide yang aku terbuka untuk: - Cara-cara untuk mengelola keinginan dan mengurangi ketegangan seksual dengan cara halal - Langkah-langkah praktis untuk membangun kepercayaan diri dan keterampilan sosial untuk pernikahan - Cara menemukan rute pernikahan yang terjangkau dan tulus (keluarga, pengenalan komunitas, jaringan masjid) - Praktik spiritual Islam yang membantu dengan pengendalian (du'a, dhikr, puasa, dll.) - Sumber daya kesehatan mental yang bekerja sama dengan iman (terapis yang paham nilai-nilai Islam) Jazakum Allahu khair untuk saran atau doa yang tulus.