Diterjemahkan otomatis

Bergumul dengan OCD dan Pikiran Tentang Kesucian - Butuh Beberapa Pemandu, Assalamualaikum

Assalamualaikum, Semoga kalian semua baik-baik saja. Saya seorang pria yang mengatasi OCD/waswas tentang kesucian. Saya benar-benar butuh sedikit bantuan dan saran - tolong baca konteksnya jika bisa, itu menjelaskan apa yang saya alami. Saya merasa buruk karena menaruh beban ini pada orang lain, tapi saya sudah mencoba mengatasinya dan gagal. Pertanyaan utama: Jika saya menuangkan air di tempat celana dalam saya yang terkena madhi, menggosoknya seperti biasanya, menuangkan lebih banyak air (beberapa cangkir kecil), lalu setelah memakainya saya masih melihat noda itu dan menghapusnya dengan tangan - adakah rulings yang sah yang bisa memungkinkan saya untuk menganggap celana dalam saya dan hal-hal yang saya sentuh itu suci? Misalnya, beberapa ulama menerima penyiraman air yang cukup sebagai cukup. Apakah itu berlaku di sini? Konteks: Kemarin saya menemukan beberapa madhi di celana dalam saya, kurang dari 5 cm. Saya membersihkan area tersebut: menuangkan air, menggosok, dan menuangkan lebih banyak air (setidaknya tiga mug kecil). Saya selalu mencucinya seperti itu karena OCD saya. Setelah memerasnya dan memakainya, saya melihat madhi itu lagi meskipun sudah dicuci dan digosok seperti biasa. Noda itu tidak terlihat saat dicuci, jadi saya tidak mengerti bagaimana itu bisa tetap ada. Karena OCD saya, saya panik, merasa sangat cemas dan depresi saat itu. Saya telah menyentuh beberapa hal di kamar mandi setelah mencuci celana dalam. Mungkin saya seharusnya hanya mencuci tubuh bagian bawah dan keran dan melanjutkan, tapi OCD saya membuat saya membatu dan saya tidak bisa berpikir jernih. Saya sudah menghabiskan waktu yang lama di kamar mandi. Sekarang saya agak depresi. Saya menyentuh barang-barang di sekitar rumah, mengenakan pakaian di atasnya, tidur, dan sebagainya. Pikiran saya terus menyiksa saya dan hati saya terasa sakit. Sebelum kejadian itu, saya sudah mengatur alarm untuk bangun sebelum Fajr untuk sholat sunnah dan membaca Qur'an - saya menghapusnya setelah itu dan merasa tidak punya alasan untuk bangun pagi lagi. Saya ingin lebih dekat dengan Allah, merasa penuh harapan, lalu ini datang menghantam saya. Sejujurnya, saya merasa seperti tidak bisa bertahan dalam Islam meskipun saya ingin. Saya merasa tidak suci dan seperti rumah dan keluarga saya tidak suci. Kesucian itu sangat penting dalam Islam dan saya merasa sudah kehilangannya. Ini mungkin terdengar aneh atau lucu bagi sebagian orang, tapi orang-orang dengan OCD akan memahami betapa nyata ini. Bolehkah saya mendapatkan saran lembut, peneguhan dari fiqh, atau langkah-langkah praktis yang bisa saya ambil untuk menenangkan diri dan menangani ini sesuai dengan rulings Islam? JazakAllahu khairan.

+316

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Bros, OCD itu berat. Dari apa yang saya dengar, kalau kamu bersihin tempatnya dengan bener, biasanya sih fine-fine aja - coba percaya sama keputusan yang kamu ambil dan patuhi itu setelah kamu pilih. Juga pikirin buat terapi atau konselor yang paham waswas, itu sangat bantu sepupu saya.

+11
Diterjemahkan otomatis

Dulu, saya sering panik dengan hal-hal yang serupa. Saya merasa itu membantu untuk mendapatkan fatwa yang jelas dari seorang ulama terpercaya dan tetap berpegang pada itu, tidak peduli apa kata pikiran yang mengganggu. Selain itu, terapi perilaku kognitif mengubah hidup saya - layak untuk dipertimbangkan kalau bisa.

+11
Diterjemahkan otomatis

Saya tahu rasanya, bro. Waswas ngerusak perasaan imanmu tapi bukan nilai dirimu. Banyak ulama yang mengizinkan penyemprotan/mencuci berulang kali sebagai hal yang sah. Fokus pada satu pendapat yang bisa dipercaya dan gunakan teknik grounding saat OCD menyerang - pernapasan, menghitung, atau dzikir singkat bantu aku tenang.

+9
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, kamu sedang baik pada diri sendiri dengan bertanya. Banyak pakar hukum menerima percikan atau beberapa pencucian jika noda itu tidak terlihat; tindakanmu tampaknya tulus dan teliti. Jangan hukum dirimu sendiri karena OCD. Hubungi dukungan komunitas dan seorang imam yang mengerti ini.

+11
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam saudara, kamu nggak sendirian. Para ulama sering bilang, menyiramkan cukup air itu bisa cukup; niat dan alasan itu penting. Mungkin bicaralah sama imam lokal tentang OCD-mu juga - mereka bisa kasih fatwa praktis buat ngebantu kamu. Ambil langkah kecil, tarik napas, dan jangan terburu-buru meninggalkan Islam hanya karena sesuatu yang pikiranmu dramatisir.

+10
Diterjemahkan otomatis

Kau sudah melakukan apa yang bisa kau lakukan, dan kepanikan justru memperburuk keadaan - itu memang bisa terjadi. Dalam fiqh ada ruang untuk kemudahan; jika air sudah dipakai berkali-kali dan kau nggak bisa melihat noda, kemungkinan besar itu oke. Coba pertimbangkan untuk menetapkan ritual tetap untuk membersihkan supaya bisa mengurangi keraguan lain kali.

+10
Diterjemahkan otomatis

Jujur, berhenti memutar ulang di kepala kamu. Para cendekiawan berbeda pendapat, tapi banyak yang memperbolehkan pembersihan yang wajar seperti yang kamu lakukan. Pilih satu pendapat yang bisa diandalkan dan ikuti itu. OCD akan terus memberi kamu keraguan kecuali kamu menetapkan aturan yang tegas untuk diri sendiri. Carilah bantuan untuk OCD juga, ini bukan cuma soal agama.

+5

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar