Bergumul dengan Iman Saya, Butuh Petunjuk
Assalamu alaykum - Saya jadi Muslim beberapa bulan yang lalu, dan sejak saat itu saya bawa banyak rasa sakit emosional dan spiritual. Saya pikir dengan mengucapkan syahadat bakal membawa kedamaian, tujuan, dan kedekatan dengan Allah, tapi most days saya malah ngerasain rasa bersalah, kekosongan, dan kebingungan. Waktu istri saya ngomong tentang bagaimana dia sering berdoa atau berdzikir, itu bikin saya sampai menangis. Bukan karena saya nggak mau dia tumbuh secara spiritual, tapi karena itu menyoroti seberapa jauh saya merasa dari keadaan itu. Saya mau berbagi kebahagiaannya dan nggak merasa tertekan, tapi rasanya sakit banget. Kadang-kadang saya nangis pas shalat - karena malu nggak bisa terhubung, dan kadang karena saya merengek minta ngerasain sesuatu yang nyata. Saya nemuin hal-hal yang seharusnya menguatkan Al-Qur’an, dan sebagian dari diri saya pengen menerima itu, tapi hati saya nggak mau terbuka. Rasanya kayak ada tembok antara pikiran dan hati saya, dan saya nggak bisa ngerti kenapa. Saya merasa jauh dari Nabi ﷺ dan dari banyak aspek bahasa Arab dan budaya Islam. Saya coba untuk membaca, belajar, dan berdoa, tapi semuanya terasa asing, kayak saya hidup di jalur orang lain. Semakin keras saya berusaha, semakin jauh saya merasa. Sekarang saya nggak yakin dengan apa yang sebenarnya saya percayai. Saya nggak mau meninggalkan Islam, dan saya nggak mau nyakiti istri saya, tapi saya merasa tersesat dan kosong secara spiritual. Saya cuma berharap bisa merasa dekat dengan Allah alih-alih bawa kebingungan, rasa bersalah, dan kesepian ini. Kalau ada yang punya saran praktis, pengalaman pribadi, atau doa yang membantu kalian waktu merasa jauh, saya bakal sangat menghargai untuk denger itu. Jazakom Allah khair.