Sorotan atas Realisasi Janji Menu Bergizi di Sekolah
Video wawancara seorang siswa yang diunggah kreator @herian viral di media sosial. Dalam video tersebut, siswa menyatakan menu makanan di sekolah lebih sering menyajikan telur. Saat ditanya frekuensi penyajian daging sapi, siswa menjawab, "Kadang sebulan dua bulan sekali."
Pernyataan siswa tersebut memicu sorotan publik, karena dinilai berbanding terbalik dengan pernyataan sebelumnya dari Dadan selaku Ketua BGN kepada Presiden Prabowo. Dadan menyebutkan, "Kalau masak daging sapi, satu ekor sapi satu hari dipotong untuk satu SPPG," dan bahwa kebutuhan daging sapi bisa mencapai 19 ribu ekor per hari jika target SPPG tercapai.
Fakta yang diungkapkan siswa menimbulkan pertanyaan di masyarakat mengenai kesesuaian antara janji dan realisasi program makanan bergizi di sekolah. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait. Kasus ini menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.
https://www.harianaceh.co.id/2