Mencari bimbingan sebagai seorang Muslim yang berorientasi sesama jenis - bagaimana cara hidup dengan benar?
Assalamu alaikum. Saya nulis ini dengan jujur dan penuh keraguan. Saya nggak mau berdebat atau memprovokasi siapa pun, dan saya minta di awal untuk balasan yang penuh rasa hormat dan pemikiran. Saya punya orientasi sesama jenis. Ini bukan pilihan dan bukan sesuatu yang bisa saya ubah. Saya udah menghabiskan banyak waktu merenungkan apa artinya hidup dengan benar tanpa menipu diri sendiri atau menyakiti orang lain. Saya tahu saya nggak bisa menikahi seorang wanita dengan tulus. Saya nggak mau berpura-pura mencintai seseorang, membawa istri dan anak ke dalam rumah di mana saya secara emosional tidak ada atau depresi, dan kemudian melihat semuanya hancur. Itu terasa sangat salah bagi saya-baik secara moral maupun dari perspektif Islam. Karena itu, niat saya adalah untuk tetap lajang dan menghindari hubungan sesama jenis. Tapi saya kesulitan dengan bagaimana itu terlihat dalam kehidupan sehari-hari, terutama dengan harapan keluarga dan tekanan konstan untuk “cuma nikah.” Saya berharap bisa mendengar dari orang-orang yang memahami Islam dengan baik atau yang punya pengalaman hidup. Ada beberapa hal yang benar-benar saya tanyakan: - Apakah memilih untuk tetap lajang seumur hidup dan menjaga kesucian adalah jalan yang bisa diterima dalam Islam? - Bagaimana saya bisa menangani tekanan keluarga tanpa terus-menerus berbohong atau menyakiti hati mereka? - Apakah ada ulama, buku, atau perspektif praktis yang membahas orang-orang dalam situasi saya dengan cara yang realistis dan penuh belas kasih? - Apakah mencegah dampak buruk bagi calon istri dan anak-anak lebih penting daripada memenuhi harapan sosial? Saya nggak mencari jawaban yang mudah atau jaminan kosong. Saya cuma pengen hidup jujur dan menghindari merusak hidup saya atau hidup orang lain. Tolong balas dengan empati dan pengetahuan. Kalau nggak bisa, tolong jangan balas. JazakAllahu khairan udah baca.