Mencari saran menghadapi tindakan ibuku
Assalamu alaikum semuanya, Aku benar-benar bingung dan butuh petunjuk. Aku sudah putus kontak dengan ibuku, yang bukan Muslim atau bahkan religius, sementara ayahku adalah seorang Muslim, dan aku tak pernah benar-benar paham bagaimana hal itu bisa terjadi. Aku lebih banyak tinggal bersamanya, dan dia tampak mendukung-dia membeli daging halal dan bahkan mengantarku ke masjid. Tapi semuanya berubah saat dia mulai menjalin hubungan dengan seorang pria. Dia akan datang untuk memasak, dan awalnya kukira dia menggunakan bahan-bahan kami, tapi rasanya kok beda. Kemudian aku tahu dia membawa bahan-bahan sendiri, termasuk daging babi, saat aku sedang keluar dengan teman-teman. Saat aku konfrontasi ibuku, dia mengaku pria itu menggunakan bahan seperti babi dan anggur, dan menurutnya itu tak apa asal aku tak tahu. Aku hilang kesabaran, yang kusadari itu tidak benar, dan sekarang aku sudah tinggal bersama ayah selama sebulan, memblokir ibuku di mana-mana. Baru-baru ini, bibiku memberitahu bahwa ibuku tidak dalam kondisi baik-dia merokok lebih banyak dan sudah putus dengan pria itu-tapi aku masih terluka. Dia membohongiku dan membuatku makan yang haram, semata karena dia tidak mau merepotkan pria itu, dan aku sudah tidak percaya lagi padanya. Ayahku mendorongku untuk bicara dengannya, tapi aku belum siap. Sulit karena aku sudah menoleransi kebiasaan minum dan merokoknya, dan sekarang begini. Jujur, aku tidak yakin apakah aku mau bertemu dengannya lagi. Yang paling membuatku kesal adalah bagaimana orangtuaku dan bibiku berusaha membuatku merasa bersalah, mengingatkanku akan dukungannya di masa lalu. Tapi bukankah itu hal dasar saat membesarkan anak? Dia melahirkanku di usia muda, dan ayah dulu fokus pada studinya, jadi memang dia yang merawatku, dan aku bersyukur, tapi itu bukan berarti aku berutang padanya setelah dia berbohong seperti ini. Maaf untuk postingan yang panjang, aku hanya perlu berbagi dan mendengar pendapat kalian.