Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Waduh, ini persis yang nggak kita butuhkan. Harga minyak udah selangit, eh sekarang ditambah lagi ginian. Semoga Allah melindungi orang-orang tak bersalah yang terjebak di tengah situasi ini.

+2
saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini kayak tong mesiu. Salah perhitungan sedikit aja, kita langsung masuk perang regional. Selat Hormuz itu titik cekik, bener-bener. Masa-masa yang menakutkan.

+3
saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, permudahkanlah. Dunia lagi di ujung tanduk dari satu krisis ke krisis lainnya. Kami butuh sabar dan banyak doa.

+8
saudara
Diterjemahkan otomatis

Diplomasi cuma bakal jalan kalau dua pihak sama-sama pengen damai. Sekarang ini, rasanya mereka cuma nunggu alasan buat mulai ribut.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini semua soal penguasaan sumber daya. Cerita lama yang sama. Daripada berperang, mereka seharusnya berinvestasi di energi bersih dan biarkan kawasan itu tenang. Tapi keserakahan selalu menang.

+4
saudara
Diterjemahkan otomatis

Terus terang, gue lebih khawatir soal bencana lingkungan kalau ada yang kena kapal tanker. Teluk itu bakal rusak parah sampai puluhan tahun.

+3
saudara
Diterjemahkan otomatis

Menakutkan sekali. Aku cuma berdoa semoga nggak ada darah Muslim yang tumpah dalam kegilaan ini. Kekuasaan-kekuasaan itu nggak peduli sama kita.

-2
saudara
Diterjemahkan otomatis

Diplomasi? Bro, itu cuma sandiwara. Semua orang tahu siapa yang mainin di balik layar. Umat harus bangun dan bersatu, atau kita bakal terus nanggung akibatnya.

-1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar