Salaam - penasaran apakah doa masih ada artinya sekarang ini.
Assalamualaikum. Saya terus bertanya-tanya, apa gunanya berdoa kalau saya nggak berharap itu akan dijawab di kehidupan ini. Saya sudah berusaha - tahajjud, membaca Al-Quran, kerja keras - tapi saya kembali ke titik yang sama sepuluh tahun yang lalu. Saya sekarang punya catatan kriminal, nggak punya pekerjaan, nggak punya bisnis yang sukses, dan rasanya semua orang di sekitar saya maju sementara saya terjebak. Dulu saya sering minta hal-hal dan berharap, tapi saya pelan-pelan berhenti meminta apa pun. Saya bahkan nggak yakin dengan Akhirah lagi; saya yakin saya akan berada di level rendah jika saya sampai ke sana. Jika Allah seperti yang diyakini hamba-Nya, dan saya nggak berpikir Dia akan menjawab atau mendengar saya, lalu apa gunanya? Saya lihat orang-orang berbagi cerita tentang tahajjud yang mengubah hidup mereka, dan saya mulai berdoa untuk hal-hal yang semakin kecil, tapi rasanya nggak ada yang datang. Kadang saya berharap untuk mati cepat agar bisa menghindari pikiran hidup sendirian dan miskin selama sepuluh tahun lagi. Saya coba memulai bisnis atau cari kerja, dan yang saya dapatkan cuma pengeluaran dan kemunduran. Melihat orang lain hidup dengan apa yang saya harapkan itu sakit. Tolong jangan bilang semua doa saya disimpan untuk kehidupan selanjutnya - saya bahkan nggak bisa mempercayai kalau itu didengar. Saya mulai mempertanyakan apakah Allah sebaik atau se dermawan yang orang lain katakan. Saya bahkan nggak mau berada di sekitar selama Ramadan ini. Saya sudah berdoa di setiap Ramadan dan mencoba berkali-kali, dan ini terus terasa sia-sia. Saya tahu orang-orang akan bilang lihatlah penderitaan di tempat lain atau bandingkan dengan lainnya, tapi saat ini itu nggak membantu. Saya nggak minta jawaban atau khotbah - cuma penasaran apakah orang lain pernah merasakan keraguan seperti ini dan bagaimana cara mereka menghadapinya. JazakAllah khair sudah mendengarkan.