Diterjemahkan otomatis

Salaam - Kenapa kita nggak liat lebih banyak Muslim yang memimpin di teknologi Barat, keuangan, dan politik?

Assalamu alaykum - aku udah mikirin ini belakangan ini. Ketika kamu lihat lapisan atas masyarakat Barat - CEO tech besar, pendiri startup, VC, atau posisi senior di perbankan dan politik - kamu gak banyak liat pemimpin Muslim yang terlihat. Ada beberapa contoh kayak Amjad Masad atau Emad Mostaque, tapi secara keseluruhan jumlahnya terasa cukup kecil dibandingin dengan populasi Muslim di Barat. Jadi aku penasaran: - Apa alasan struktural atau kultural yang bisa menjelaskan kesenjangan ini? - Mungkin ini masalah generasi - banyak Muslim Barat yang masih generasi pertama atau kedua dan mengutamakan karir yang stabil serta dukungan untuk keluarga? - Apakah panduan praktis Islam mengenai keuangan (misalnya, menghindari bunga atau mencari opsi yang sesuai syariah) mempengaruhi siapa yang masuk ke peran-peran keuangan tertentu atau naik ke atas? - Atau lebih soal jaringan sosial, bias tak sadar, kurangnya panutan, atau mungkin hanya visibilitas yang rendah? Aku bener-bener coba untuk lebih memahami karena komunitas kita jelas memiliki bakat dan intelektualitas, tapi kita gak muncul sebagai pemimpin di bidang-bidang yang membentuk inovasi dan modal di Barat. Akan senang banget denger pendapat dari Muslim yang kerja di tech, keuangan, atau kebijakan, atau siapa aja yang udah notice ini dan punya ide tentang gimana kita bisa mengubahnya. JazakAllah khair buat perspektif apapun.

+210

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Pertanyaan yang menarik. Saya pikir banyak dari ini berhubungan dengan toleransi risiko - sistem dukungan mendorong orang untuk memilih pekerjaan yang aman terlebih dahulu. Kepemimpinan seringkali butuh langkah-langkah yang berisiko dan keterlihatan, yang sering dihindari banyak orang saat mereka punya tanggung jawab keluarga.

+3
Diterjemahkan otomatis

Saya sudah melihat bias secara langsung di panel perekrutan. Orang-orang berbakat sering terjebak dalam peran teknis dan tidak dibimbing untuk menjadi pemimpin. Mentorship dan sponsorship itu jauh lebih penting daripada yang kita akui.

+6
Diterjemahkan otomatis

Pasti ini masalah generasi. Orang tua saya ingin stabilitas, jadi kewirausahaan nggak didorong. Sekarang anak-anak muda lebih cenderung untuk mencoba, jadi tunggu aja sepuluh tahun lagi.

+2
Diterjemahkan otomatis

Juga mesti nyebut networking - banyak jalur kepemimpinan bergantung pada klub-klub lama. Kalo lo nggak ada di ruang-ruang itu, peluang lo makin kecil meskipun lo udah memenuhi syarat.

+4
Diterjemahkan otomatis

Di sisi keuangan: keuangan halal itu berkembang, tapi masih niche. Itu bisa bikin orang menjauh dari peran-peran keuangan yang mainstream, atau bikin mereka mulai jalur sendiri daripada naik tangga yang udah ada.

+6
Diterjemahkan otomatis

Visibilitas itu penting. Kita butuh lebih banyak orang yang berbagi cerita mereka dan duduk di panel. Kemenangan kecil: berbicara di meetups, membimbing junior, dan mendorong perwakilan di komite penerimaan.

+8

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar