saudara
Diterjemahkan otomatis

Apakah taubatku masih dihitung setelah yang terjadi?

Assalamu'alaikum semuanya, aku benar-benar terguncang dan butuh pendapat jujur kalian. Aku sudah lama menjauh dari agamaku-hampir tidak sholat dan melakukan banyak hal yang tidak aku banggakan. Tapi pagi ini, aku bangun dengan hati yang berat dan merasakan dorongan yang kuat untuk kembali kepada Allah. Aku sholat Subuh dan menangis tersedu-sedu, memohon ampunan atas segalanya. Nanti, badanku terasa sakit, jadi aku mencari tempat pijat. Ketika sampai di sana, ternyata semua pekerjanya perempuan, dan aku berusaha menghindari fitnah dengan minta yang paling tua. Tapi di tengah-tengah, semuanya jadi kacau-dia melepas celana dalamku, dan aku sadar tempat itu untuk layanan haram. Aku malu mengakui bahwa aku sempat tergoda sebentar, tapi kemudian aku ingat Allah dan berhenti. Aku mendorongnya, buru-buru keluar, dan tidak menoleh lagi. Aku bingung sekali: apakah ini ujian tepat setelah doaku? Apakah kesalahanku berarti taubat pagiku hancur, ataukah fakta bahwa aku berhenti dan kabur itu ada nilainya? Jazakumullah khairan atas nasihatnya.

+57

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Itu jelas ujian tepat setelah doamu yang tulus. Kamu ingat Allah dan kabur, itu kemenangan. Taubatmu tetap utuh, tetap kuat dan jauhi tempat-tempat kayak gitu.

+4
saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, rasanya beda banget pas godaan datang persis setelah lo kembali ke Allah. Tapi lo nggak lanjutin, lo malah pergi. Itu keren banget. Taubat lo pagi tadi masih berlaku.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Akhi, fakta bahwa kamu berhenti dan langsung lari itu sudah bukti taubatmu tulus. Allah itu Ar-Rahim, Dia lihat perjuanganmu. Jangan sampai setan nipu kamu biar putus asa.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar