Salaam - Turki mendesak tindakan cepat Muslim terkait Gaza, kata sumber.
Salaam. ISTANBUL: Sumber dari kementerian luar negeri Turki bilang Menteri Luar Negeri Hakan Fidan bakal ngadain pertemuan di Istanbul hari Senin buat ngatur dengan cepat supaya keamanan dan administrasi Gaza berada di bawah otoritas Palestina. Pertemuan ini bakal ngumpulin para menteri luar negeri dari Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Pakistan, dan Indonesia buat ngobrolin situasi gencatan senjata dan krisis kemanusiaan di Gaza. Sumber itu bilang Fidan akan menekankan perlunya tindakan terkoordinasi dari negara-negara Muslim supaya gencatan senjata ini bisa mengarah ke perdamaian yang langgeng. Delegasi negara-negara itu sebelumnya udah ketemu sama pejabat AS di New York bulan September di sela-sela Sidang Umum PBB. Gencatan senjata yang dimediasi AS ini meninggalkan pertanyaan sulit - kayak pelucutan senjata Hamas dan jadwal penarikan tentara Israel - yang masih belum terjawab, dan kekerasan yang terjadi sporadis udah menguji kesepakatan ini sejak dimulai. Sumber itu nambahin Fidan berencana menuduh Israel yang “ngasih alasan” buat mengakhiri gencatan senjata dan akan mendesak komunitas internasional buat berdiri tegas melawan langkah provokatif Israel. Dia juga diharapkan akan bilang bahwa bantuan kemanusiaan yang sampai di Gaza itu belum cukup dan bahwa Israel belum memenuhi kewajibannya untuk membolehkan bantuan yang cukup. Hubungan antara Turki dan Israel telah memburuk selama konflik Gaza, dengan Presiden Tayyip Erdogan mengutuk keras tindakan Israel di wilayah tersebut. Turki membantu mendorong Hamas untuk menerima proposal AS dan bilang mereka akan mempertimbangkan untuk bergabung dengan tim tugas internasional buat memantau pelaksanaan gencatan senjata - meskipun pejabat Israel udah menolak ide pasukan militer Turki masuk Gaza di bawah rencana AS.
https://www.arabnews.com/node/