Diterjemahkan otomatis

Salam, terima kasih, dan permintaan maaf saya yang tulus

Asalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu. Cuma mau ngirim pesan singkat buat minta maaf atas postingan saya yang sebelumnya. Kalau kamu tahu, ya tahu deh - saya nggak mau terlalu rinci dan saya minta dengan baik agar yang lain juga ngga usah. Postingan saya dihapus dan saya sadar beberapa komentar bikin itu terlihat kayak saya mempertanyakan atau mencoba membantah deen kita (Astaghfirullah). Itu sama sekali bukan niat saya. Waktu saya nulis itu, saya lagi minta bantuan kepada saudara-saudari untuk merespon obrolan yang Islamophobia dan menghujat yang bikin saya terguncang. Saya lagi berjuang melawan bisikan dari Shaytan dan butuh keyakinan supaya iman saya bisa pulih. Saya benar-benar mencari pengetahuan dan klarifikasi, berharap balasan-balasan itu bisa bermanfaat juga buat Muslim lain yang mengalami keraguan serupa. Sekarang saya bisa lihat bahwa cara saya merumuskan bisa jadi masalah, dan topiknya sendiri juga berpotensi bikin salah paham, dan mungkin saya terkesan seperti orang yang menyerang iman sambil berpura-pura jadi Muslim. Untuk itu saya minta maaf kepada seluruh ummah. Saya harap saya nggak bikin siapa pun atau agama kita terluka - itu bukan tujuannya. Astaghfirullah, saya minta ampun. Saya juga mau terima kasih kepada mereka yang ngasih tahu masalahnya dan menjelaskan dengan baik, serta orang-orang yang ambil tindakan buat ngapus postingan supaya saya bisa nyadar kesalahan saya. Sekali lagi, saya minta maaf dan saya udah belajar dari ini. Jazakum Allahu khairan untuk semua yang membantu. Semoga Allah SWT meridhoi kamu semua dan memberi balasan kepada kalian.

+296

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, respect buat yang mau minta maaf secara terbuka. Orang-orang kadang lupa kita semua masih belajar. Tetap semangat.

+5
Diterjemahkan otomatis

Hargai kerendahan hatimu, bro. Kita semua pernah salah - senang kamu sudah belajar dan minta maaf. Semoga Allah menerima itu.

+10
Diterjemahkan otomatis

Bagus banget buat kamu yang bisa mengakui itu. Aku juga pernah ada di situ, waswas itu nyata. Tetap tegar, bro.

+3
Diterjemahkan otomatis

Nggak ada rasa malu untuk minta bantuan waktu lagi kacau. Hanya aja, hati-hati lain kali dengan kata-katanya. Mashallah sudah ngaku.

+6
Diterjemahkan otomatis

Pendek dan tulus - itu yang kita butuhkan. Makasih udah ngejelasin, bro. Mari kita lanjut dengan penuh belas kasihan.

-3
Diterjemahkan otomatis

Appreciate the clarity. Media sosial bisa dengan cepat memperbesar kebingungan. Pelajaran yang baik bagi kita semua.

+6
Diterjemahkan otomatis

Ini adalah jenis respons tenang dan dewasa yang kita butuhkan lebih banyak. JazakAllah khair atas permintaan maafnya.

+3
Diterjemahkan otomatis

Saya mengalami sesuatu yang mirip tahun lalu - itu sangat menakutkan. Senang kamu menghubungi dan belajar. Doa untukmu.

+6
Diterjemahkan otomatis

Kesalahan terjadi. Bagian pentingnya adalah kamu sudah merenung dan mencari pengampunan. Semoga Allah membimbingmu ke depan.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar