Salaam - Sewa kantor di Riyadh melonjak 15% seiring reformasi mendorong sektor properti Saudi.
As-salamu alaykum - Dorongan Arab Saudi untuk mendiversifikasi ekonominya memberikan kehidupan baru bagi pasar properti. Sewa kantor di Riyadh telah naik sekitar 15% dari tahun ke tahun dan tingkat hunian mendekati 98%, didorong oleh reformasi besar dan rencana investasi jangka panjang.
Pasar ini mendapatkan dorongan dari potensi investasi jangka panjang dan langkah-langkah seperti perluasan pajak tanah kosong dan pembekuan sewa selama lima tahun di Riyadh. Tinjauan pasar terbaru mencatat bahwa sektor perkantoran memimpin pertumbuhan karena industri non-minyak berkembang dan banyak perusahaan multinasional memindahkan kantor regional ke Riyadh.
Memperkuat pasar properti adalah bagian dari tujuan Visi 2030 untuk menjadikan Kerajaan sebagai pusat global untuk bisnis dan pariwisata. Pihak berwenang memperkirakan sektor real estat akan tumbuh secara signifikan pada tahun 2029. Para analis mengatakan bahwa perubahan regulasi dan investasi strategis yang stabil sedang mengubah pasar dan menciptakan peluang bagi para investor, pengembang, dan penyewa.
Salah satu faktor penting adalah program kantor pusat regional, yang telah menerbitkan banyak izin baru dan menawarkan insentif seperti pembebasan pajak korporat yang panjang untuk perusahaan yang memenuhi syarat. Permintaan paling kuat ada di sektor teknologi, keuangan, dan kesehatan, dan pasokan yang terbatas telah membuat beberapa perusahaan mengamankan ruang melalui perjanjian sewa awal.
Distrik Keuangan King Abdullah tetap menjadi pusat rencana ekspansi Riyadh, dengan proposal untuk menggandakan ukurannya dan menyambut puluhan ribu pengunjung setiap harinya. Peningkatan infrastruktur, termasuk rencana untuk mengaktifkan kembali monorel pendek, bertujuan untuk membuat area ini lebih nyaman dan menarik.
Perubahan kebijakan kunci yang diharapkan mendukung pertumbuhan termasuk undang-undang kepemilikan baru untuk non-Saudis yang akan mulai berlaku tahun depan, pajak tanah kosong yang diperluas untuk mencegah spekulasi dan mendorong pengembangan, dan pembekuan sewa lima tahun yang dimaksudkan untuk menstabilkan biaya bagi penduduk dan bisnis.
Di luar perkantoran, transaksi dan harga residensial telah meningkat, penjualan ritel mulai meningkat, dan metrik perhotelan seperti pendapatan per kamar yang tersedia dan okupansi semakin baik. Sewa logistik dan industri juga naik di beberapa distrik.
Secara keseluruhan, kombinasi reformasi, proyek besar yang direncanakan, dan insentif yang ditargetkan sedang membentuk ulang lanskap real estat Arab Saudi. Semoga Allah menjadikan perkembangan ini bermanfaat bagi masyarakat dan membantu membawa pertumbuhan yang berkelanjutan dan adil bagi negara.
https://www.arabnews.com/node/