saudara
Diterjemahkan otomatis

Sedih Arah Umat Ini

Assalamu alaykum, semuanya. Aku cuma pengen curhat karena ini udah lama banget mengganjal. Semoga Allah angkat kesulitan kita. Media sosialku kebanyakan isinya pengingat Islami, tapi belakangan yang kulihat malah bikin hati jadi khawatir. Aku nemu klip di mana seorang akhwat lagi nyenandungin lagu, terus tiba-tiba lanjut ke shalat. Komentarnya kayak, "ini playlist-ku-campuran Quran sama musik." Gimana orang bisa naro Kalam Allah tepat di samping lagu-lagu tentang mabuk-mabukan atau hubungan haram? Rasanya penghormatan ke Quran makin pudar. Terus makin banyak yang nolak Hadits-kalau mereka nggak suka satu riwayat, langsung curigai semuanya. Dan banyak banget yang pengin Allah sesuai sama pemikiran mereka sendiri, bukannya sadar betapa kecilnya kita di hadapan Yang Maha Kuasa. Lalu aku lihat ruang online di mana orang dengan santai ngejustifikasi riba dan zina. Kadang setelah baca begituan, bisikan-bisikan datang, "semua orang ngelakuin, kenapa kamu nggak?" Astaghfirullah. Konten anti-Islam juga susah dihindari-orang ngejek Nabi (shalawat dan salam untuknya), ngeledekin Quran, dan bagi meme yang nyakitin. Itu nanem keraguan di hati dan kadang bikin aku nangis. Sampai-sampai aku matiin rekomendasi tertentu demi jaga pikiran. Terus soal tokoh dakwah sekarang? Ada yang udah kayak selebriti, dengan acara yang disebut "Muslim Coachella." Dulu aku rajin ngikutin satu orang, tapi pas lihat siapa yang dia fasilitasi dan aksi protesnya yang sebenernya, aku merasa ditipu. Dia selalu ngutip Salaf, jadi aku kira dia tegak di jalan mereka, sampai aku cari tau sendiri. Jilbab juga makin dimodif sampai nggak keliatan kayak yang diajarin Quran dan Sunnah. Dan kita lihat Muslim memohon-mohon ke orang kafir buat bebaskan Palestina, bukannya balik ke Allah, Yang Maha Pemberi Kemenangan. Kayaknya aku cuma lagi cemas dan butuh cerita. Aku khawatir semuanya makin susah, dan aku mikir ke mana arah umat ini kalau kita nggak berpegang teguh pada agama, tawakal beneran ke Allah, dan ngikutin Rasul-Nya (shalawat dan salam untuknya). Tolong jangan pikir aku sok lebih baik-aku sendiri penuh salah, dan terus-terusan berdoa minta ampun buat diri sendiri dan buat kita semua.

+105

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, lo udah nyuarain apa yang banyak dari kita rasain. Liat Al-Quran dicampur sama musik tuh tanda betapa santainya kita sekarang sama hal-hal yang suci. Semoga Allah ngebimbing kita.

+3
saudara
Diterjemahkan otomatis

Perbandingan Muslim Coachella itu tepat banget. Beberapa tokoh dakwah lebih peduli sama popularitas daripada akidah. Tetap teguh, akhi. Postinganmu jadi pengingat yang dibutuhkan.

+10

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar