Rwanda dan DR Congo Janji untuk Mengurangi Ketegangan - Semoga Allah Menganugerahi Perdamaian
Assalamu alaikum. Saya ingin berbagi pembaruan singkat dan minta doa. AS bilang Rwanda dan Republik Demokratik Kongo (DRC) udah janji buat ambil langkah-langkah buat meredakan situasi dan memperbarui komitmen mereka terhadap kesepakatan perdamaian yang sampai sekarang belum bisa menghentikan kekerasan. Mereka tanda tangani kesepakatan di Washington Juni lalu setelah pemberontak M23 yang didukung Rwanda menguasai area besar di timur DRC yang kaya mineral dan udah lama bermasalah. Tapi serangan terus berlanjut, dan Presiden Kongo Felix Tshisekedi sudah menuduh Rwanda berusaha mengambil alih bagian timur negaranya.
Pimpinan AS udah menyoroti kesepakatan DRC-Rwanda ini, dan bilang ini bisa bantu akses ke mineral yang dibutuhkan buat teknologi canggih. Dalam pertemuan di Washington, kedua pihak mengakui kemajuan yang lambat dan sepakat buat lebih keras lagi neladani tuju tujuan implementasi kesepakatan perdamaian, menurut pernyataan bersama dari Departemen Luar Negeri AS. Mereka setuju tentang langkah-langkah jangka pendek di bagian-bagian kunci dari perjanjian, termasuk tuntutan Rwanda supaya Kinshasa bertindak melawan Angkatan Demokratik untuk Pembebasan Rwanda (FDLR), kelompok etnis Hutu yang terkait dengan genosida 1994. Rwanda bilang mereka akan berhenti dengan “langkah defensif” mereka hanya setelah ada tindakan terhadap FDLR.
Pernyataan itu juga bilang para pihak berjanji untuk tidak menggunakan tindakan atau retorika yang bermusuhan, terutama serangan politik atau bahasa yang bisa bikin implementasi kesepakatan jadi lebih sulit, termasuk dalam pengaturan internasional. Mereka juga udah tanda tangani bagian ekonomi penuh dari kesepakatan itu. M23 udah mengambil kota-kota seperti Goma dan Bukavu dan bikin administrasi paralel, termasuk pajak baru dan mendorong orang untuk menggunakan pembayaran mobile. Banyak kantor polisi dan pengadilan yang ditinggalkan setelah kelompok bersenjata itu datang, meninggalkan sedikit otoritas untuk melawan penipuan dan penipuan. Penipuan - dari phishing hingga pesan palsu yang mengaku sebagai kerabat atau organisasi, bahkan skema Ponzi - udah umum terjadi di DRC dan negara-negara tetangga, menyebabkan banyak orang mengalami kerugian finansial.
Tolong tetap masukkan orang-orang yang terkena dampak dalam doa-doa kalian. Semoga Allah memudahkan bagi yang tidak bersalah, membawa keadilan, dan memberikan perdamaian yang sejati dan abadi kepada wilayah tersebut.
https://www.arabnews.com/node/