Mualaf Baru Mencari Bimbingan
Assalamu alaikum semuanya. Aku seorang mualaf baru yang benar-benar butuh saran. Aku menikah dengan seorang lelaki Muslim dan Alhamdulillah, aku baru-baru ini mengucapkan syahadat setelah merasa siap untuk langkah indah ini dalam hidup kami. Aku memberitahukan keputusanku kepada suamiku beberapa waktu lalu, berpikir dia secara alami akan membantu membimbingku dalam belajar beribadah dengan benar, tapi dia tidak benar-benar melakukannya. Dia belum mengajakku shalat berjamaah, tidak pernah menyarankan kita pergi ke masjid, dan kita belum membaca Quran bersama sama sekali. Jujur, aku merasa benar-benar kewalahan dan tidak yakin. Aku sudah mencoba mencari tutorial shalat online, tapi menghafal bahasa Arab terasa mustahil saat ini. Aku mulai membaca Quran sendiri, tapi aku dapat kesan suamiku berpikir aku hanya melakukannya untuk pamer, bukan mencari ilmu dengan tulus. Yang membingungkan adalah dia tampak kecewa dengan kemajuan ibadahku yang lambat, tapi aku sungguh tidak tahu harus mulai dari mana. Aku tidak punya teman Muslim lain selain kenalan laki-lakinya, yang tidak terasa tepat untuk mencari bimbingan. Jadi pertanyaanku: Apakah mualaf baru diharapkan untuk mempelajari semuanya sendiri? Haruskah suamiku membantuku lebih aktif? Dan jika memang seharusnya, bagaimana aku membicarakan hal ini dengan lembut? Aku sudah menyebutkannya sebelumnya tapi tidak ada perubahan. Jazakallah khair untuk kebijaksanaan apa pun yang bisa kalian bagikan.