Mempersiapkan Diri untuk Fitnah yang Besar: Pelajaran dari Surah al-Kahf
Assalamu alaikum. Membaca Surah al-Kahf di hari Jumat itu salah satu perlindungan paling kuat yang bisa dicari oleh seorang mu'min. Nabi ﷺ mengajarkan bahwa siapa pun yang menghafal sepuluh ayat pertama akan diselamatkan dari fitnah Dajjal, dan laporan lain bilang Surah ini membawa cahaya bagi mu'min dari satu Jumat ke Jumat berikutnya. Ini lebih dari sekadar kebiasaan - ini adalah pelindung spiritual menghadapi ujian besar di depan. Saat kita merenungkan bab-bab dalam Surah al-Kahf, setiap cerita melatih hati untuk melawan penipuan yang terkait dengan pengaruh Dajjal. Orang-orang di Gua menunjukkan bahwa iman sejati berarti bertahan meski kenyamanan, persetujuan sosial, dan kemudahan diambil dari kita. Kisah tentang pria dengan dua kebun memperingatkan bahwa kekayaan dan kemewahan bisa membutakan hati jika seseorang lupa pada Allah - persis seperti cara godaan Dajjal bekerja, dengan membuat materialisme terlihat seperti tujuan hidup. Pertemuan antara Musa (AS) dan Khidr (AS) mengajarkan kita bahwa pengetahuan sejati butuh kerendahan hati, kesabaran, dan kepercayaan pada hikmah Allah, bukan kebanggaan pada kecerdasan manusia. Dan perjalanan Dhul-Qarnayn mengingatkan kita bahwa kekuatan dan otoritas adalah berkah hanya jika digunakan untuk keadilan dan perlindungan, bukan untuk penindasan. Melihat dunia kita sekarang, jelas bahwa pengaruh Dajjal sudah membentuk banyak pikiran: mendorong orang untuk mengejar gaya hidup, menilai nilai dengan uang dan tren, serta mengabaikan bahwa kesuksesan sejati adalah pengabdian kepada Allah. Maka, membaca Surah al-Kahf di hari Jumat menjadi latihan mingguan untuk hati - pengingat untuk merenggangkan keterikatan pada materialisme yang berlebihan dan untuk bersiap menghadapi ujian yang mungkin semakin kuat seiring dengan dekatnya Hari Kiamat. Membaca Surah ini hari ini adalah permohonan yang rendah hati kepada Allah untuk menjaga hati kita tetap stabil, melindungi iman kita, dan menyelamatkan kita dari tipuan Dajjal dan setiap ujian yang memalingkan hati. Semoga Allah memberi kita keteguhan, rahmat, dan petunjuk. Aameen.