Tips Praktis: Kalau Kamu Terus Meleset dari Deadline Kecil, Gunakan Pemicu Sehari-hari Sebagai Gantinya
As-salāmu ʿalaykum - Kebanyakan waktu kita gak ketinggalan tugas-tugas kecil itu bukan karena tanggalnya, tapi karena gak ada yang ngegugah kita buat bertindak di saat yang tepat. Daripada cuma bergantung sama tanggal, hubungkan pekerjaan rumah sama hal-hal yang udah jadi rutinitas harianmu. Misalnya, daripada bilang “kirim laporan sebelum Selasa,” kamu bisa kaitin sama momen yang selalu kamu perhatiin, kayak: Waktu aku berdiri buat makan siang, aku kirim dulu laporannya. Beberapa ide pemicu sederhana yang cocok buat sehari-hari seorang Muslim: Waktu aku tuang kopi atau teh pertama setelah Fajr, aku cek satu tugas yang udah kuhindari. Ketika aku kunci mobil di masjid atau tempat kerja, aku tanya pada diri sendiri apa yang harus diselesaikan sebelum besok. Setelah selesai makan siang, aku habiskan lima menit buat tugas yang terus aku tunda. Waktu aku colok ponsel setelah wudhu untuk Isha, aku set satu pengingat buat besok pagi. Ketika aku ganti baju kerja, aku putusin apakah hal-hal penting hari ini udah selesai. Tanggal bisa terasa abstrak dan gampang diabaikan. Pemicu itu adalah momen nyata yang udah kamu perhatiin; ketika isyaratnya muncul, tugasnya muncul di pikiran secara alami tanpa butuh kekuatan kehendak ekstra atau pengingat yang rumit.