Paus Leo XIV Tanggapi Kecaman Presiden AS Trump, Tegaskan Tidak Takut
Paus Leo XIV menyatakan tidak takut terhadap pemerintah AS di tengah kecaman dari Presiden Donald Trump. Dalam pernyataan kepada wartawan di Aljazair pada Senin (13/4/2026), pemimpin umat Katolik itu menegaskan komitmennya menyampaikan pesan Injil, tanpa menyebutkan secara eksplisit perang AS-Israel melawan Iran. Sebelumnya, pada Sabtu (11/4/2026), Paus telah menyerukan diakhirinya konflik dalam doa perdamaian di Vatikan.
Presiden Trump membalas dengan menyebut Paus "lemah terhadap kejahatan" dalam unggahan media sosial pada Minggu (12/4/2026) malam, dan menolak permintaan maaf meski didesak sekutu Katoliknya. Trump menegaskan penolakannya terhadap kemungkinan Iran memiliki senjata nuklir, sementara Paus Leo menyebut "khayalan kemahakuasaan" sebagai pemicu perang.
Paus Leo XIV, yang diangkat pada Mei 2025 sebagai paus pertama berkebangsaan Amerika, secara konsisten menyerukan perdamaian dalam berbagai konflik global sejak awal kepemimpinannya. Ia telah menyoroti perang saudara di Sudan, konflik Rusia-Ukraina, serta pertikaian di Lebanon dan Timur Tengah, termasuk serangan AS-Israel terhadap Iran.
https://www.harianaceh.co.id/2