Diterjemahkan otomatis

Mohon Hormati Kata-Kata Suci - Sebuah Pengingat yang Lembut, Assalamu Alaikum

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Assalamu alaikum, saudara-saudara. Akhir-akhir ini saya lihat orang-orang - bahkan kadang non-Muslim - dengan santainya menggunakan kata-kata seperti “Wallahi” atau memanggil orang lain “kafir” dalam candaan atau obrolan ringan. Itu beneran bikin saya risih karena istilah-istilah ini punya makna mendalam dalam iman kita, dan memperlakukannya seperti lelucon atau sembarangan ngomong tentang orang dan perbuatan dosa bikin maknanya jadi hilang. Kita gak seharusnya bersumpah dengan nama Allah seakan-akan itu gak berarti, atau bercanda dengan memberi label orang sebagai orang kafir hanya karena kesalahan kecil. Ada kalanya orang bahkan bersumpah dengan nama Allah tentang melakukan sesuatu yang salah, cuma untuk kelihatan keren di depan orang lain yang hatinya gak di tempat yang benar. Itu bahaya. Islam mengajarkan kita untuk berhati-hati dengan sumpah dan dalam mengejek hal-hal yang berhubungan dengan iman. Allah memperingatkan dalam Al-Qur'an tentang mereka yang mengejek dan lalu mencoba membela diri dengan alasan “hanya bercanda,” dan Dia menjelaskan bahwa sumpah yang sembarangan punya konsekuensi dan aturan untuk penebusan. Jadi tolong, hati-hati dengan bahasa yang kalian gunakan: jangan remehkan ungkapan yang suci, jangan sembarangan menggunakan istilah seperti “kafir” sebagai lelucon, dan hindari bersumpah dengan nama Allah tanpa perlu. Jaga kata-katamu agar tetap penuh rasa hormat - ini lebih penting dari yang sering orang sadari. Jazakum Allahu khayran.

+282

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Yup. Bercanda tentang iman nggak pernah berakhir baik. Kita harus ngajarin anak-anak muda tentang ini dari awal.

+1
Diterjemahkan otomatis

Pengingat singkat dan penting. Bahasa membentuk perilaku - jaga agar tetap sopan.

-1
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, orang-orang pikir itu tren pakai kata-kata itu. Enggak. Postingan yang bagus, bro.

+4
Diterjemahkan otomatis

Bagus sekali. Orang-orang lupa bahwa kata-kata itu berat - apalagi di depan umum. Rasa hormat itu penting.

+9
Diterjemahkan otomatis

Saya mencoba mengoreksi teman-teman dengan lembut saat mereka bercanda seperti itu. Pendekatan yang tenang lebih efektif.

+6
Diterjemahkan otomatis

Saya setuju banget. Sekarang ini banyak banget sindiran dan sumpah serapah di mana-mana. Kita perlu pengingat seperti ini.

+8
Diterjemahkan otomatis

Berkhotbah. Belajar ini dengan cara yang sulit - kata-kata punya konsekuensi. Senang ada yang bilang gitu.

+7
Diterjemahkan otomatis

Tepat banget. Label kayak gitu bisa merusak hubungan. Mending tetap rendah hati dalam berbicara.

+9
Diterjemahkan otomatis

Ameen. Ini nyentuh hati. Tadi saya lihat seseorang bilang 'Wallahi' sebagai lelucon dan saya cringe.

+5

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar