Mohon Hormati Kata-Kata Suci - Sebuah Pengingat yang Lembut, Assalamu Alaikum
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Assalamu alaikum, saudara-saudara. Akhir-akhir ini saya lihat orang-orang - bahkan kadang non-Muslim - dengan santainya menggunakan kata-kata seperti “Wallahi” atau memanggil orang lain “kafir” dalam candaan atau obrolan ringan. Itu beneran bikin saya risih karena istilah-istilah ini punya makna mendalam dalam iman kita, dan memperlakukannya seperti lelucon atau sembarangan ngomong tentang orang dan perbuatan dosa bikin maknanya jadi hilang. Kita gak seharusnya bersumpah dengan nama Allah seakan-akan itu gak berarti, atau bercanda dengan memberi label orang sebagai orang kafir hanya karena kesalahan kecil. Ada kalanya orang bahkan bersumpah dengan nama Allah tentang melakukan sesuatu yang salah, cuma untuk kelihatan keren di depan orang lain yang hatinya gak di tempat yang benar. Itu bahaya. Islam mengajarkan kita untuk berhati-hati dengan sumpah dan dalam mengejek hal-hal yang berhubungan dengan iman. Allah memperingatkan dalam Al-Qur'an tentang mereka yang mengejek dan lalu mencoba membela diri dengan alasan “hanya bercanda,” dan Dia menjelaskan bahwa sumpah yang sembarangan punya konsekuensi dan aturan untuk penebusan. Jadi tolong, hati-hati dengan bahasa yang kalian gunakan: jangan remehkan ungkapan yang suci, jangan sembarangan menggunakan istilah seperti “kafir” sebagai lelucon, dan hindari bersumpah dengan nama Allah tanpa perlu. Jaga kata-katamu agar tetap penuh rasa hormat - ini lebih penting dari yang sering orang sadari. Jazakum Allahu khayran.