Harap Hindari Merayakan Festival Non-Islam.
Assalam 'Alaikum, Cuma pengingat singkat buat saudara-saudara ku: ikut merayakan perayaan yang berasal dari non-Muslim-seperti Natal, Halloween, Tahun Baru, Thanksgiving, dan semacamnya-dianggap tidak diizinkan menurut konsensus para ulama, dan banyak yang mengklasifikasikannya sebagai hal serius. Dalam Al-Qur'an, Allah memuji mereka yang menghindari kebohongan dan kejahatan, dan para Salaf memahami “kebohongan” itu termasuk festival-festival orang kafir dan praktik-praktik berdosa lainnya. ‘Umar bin al-Khattab (semoga Allah meridhainya) dilaporkan pernah menyarankan untuk menjauh dari musuh Allah selama perayaan mereka, sambil mengatakan bahwa kemarahan Allah bisa turun kepada mereka saat-saat itu. Anas bin Malik menceritakan bahwa Nabi ﷺ datang ke Madinah pada dua hari yang biasa dirayakan orang sebelum Islam. Dia bertanya tentang hari-hari itu dan diberitahu bahwa itu adalah hari-hari kebodohan. Nabi ﷺ berkata bahwa Allah telah mengganti hari-hari itu dengan dua hari yang lebih baik: Idul Adha dan Idul Fitri. Rasul ﷺ juga memperingatkan bahwa siapa pun yang meniru suatu kaum akan dihitung sebagai bagian dari mereka. Ulama seperti Ibn Kathir menjelaskan bahwa laporan-laporan ini menunjukkan bahwa kita tidak seharusnya meniru orang-orang kafir dalam adat istiadat, perayaan, pakaian, atau ibadah mereka ketika semua itu tidak diatur untuk kita. Daripada ikut dalam festival tersebut, kita harus fokus pada kesempatan-kesempatan penuh berkah kita sendiri, mengingat Allah, dan merayakannya dalam batas-batas Islam. Semoga Allah membimbing kita kepada apa yang menyenangkan-Nya. Wassalam.