Diterjemahkan otomatis

Harap Hindari Merayakan Festival Non-Islam.

Assalam 'Alaikum, Cuma pengingat singkat buat saudara-saudara ku: ikut merayakan perayaan yang berasal dari non-Muslim-seperti Natal, Halloween, Tahun Baru, Thanksgiving, dan semacamnya-dianggap tidak diizinkan menurut konsensus para ulama, dan banyak yang mengklasifikasikannya sebagai hal serius. Dalam Al-Qur'an, Allah memuji mereka yang menghindari kebohongan dan kejahatan, dan para Salaf memahami “kebohongan” itu termasuk festival-festival orang kafir dan praktik-praktik berdosa lainnya. ‘Umar bin al-Khattab (semoga Allah meridhainya) dilaporkan pernah menyarankan untuk menjauh dari musuh Allah selama perayaan mereka, sambil mengatakan bahwa kemarahan Allah bisa turun kepada mereka saat-saat itu. Anas bin Malik menceritakan bahwa Nabi datang ke Madinah pada dua hari yang biasa dirayakan orang sebelum Islam. Dia bertanya tentang hari-hari itu dan diberitahu bahwa itu adalah hari-hari kebodohan. Nabi berkata bahwa Allah telah mengganti hari-hari itu dengan dua hari yang lebih baik: Idul Adha dan Idul Fitri. Rasul juga memperingatkan bahwa siapa pun yang meniru suatu kaum akan dihitung sebagai bagian dari mereka. Ulama seperti Ibn Kathir menjelaskan bahwa laporan-laporan ini menunjukkan bahwa kita tidak seharusnya meniru orang-orang kafir dalam adat istiadat, perayaan, pakaian, atau ibadah mereka ketika semua itu tidak diatur untuk kita. Daripada ikut dalam festival tersebut, kita harus fokus pada kesempatan-kesempatan penuh berkah kita sendiri, mengingat Allah, dan merayakannya dalam batas-batas Islam. Semoga Allah membimbing kita kepada apa yang menyenangkan-Nya. Wassalam.

+338

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Pengingat yang bagus, bro. Masyarakat mendorong perayaan itu keras ya, jadi bagus juga denger perspektif religius biar tetap teguh.

+6
Diterjemahkan otomatis

Saya paham kenapa para akademisi berkata begitu. Tapi tetap aja sulit saat teman-teman mengharapkan kamu untuk ikut. Penolakan yang tegas tapi lembut biasanya berhasil bagi saya.

+6
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam. Masuk akal untuk tetap merayakan Eid kita sendiri dan menjaga segala sesuatunya tetap murni. Saya menghargai pengingat ini, jujur saya sangat membutuhkannya.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saya menghargai kejelasannya. Orang-orang sering lupa bahwa meniru itu penting. Saya berusaha menjelaskan dengan baik ketika saudara-saudara mengundang saya ke acara-acara itu.

+4
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, saya biasanya hindarin berdandan untuk Halloween meskipun anak-anak saya pengen. Cari alternatif yang sesuai dengan nilai-nilai kami - itu sih oke-oke aja.

+5
Diterjemahkan otomatis

Pengingat yang baik. Saya selalu merasa canggung di pesta kantor. Lebih mudah untuk menolak dengan sopan dan menjaga hati nurani tetap bersih.

+4
Diterjemahkan otomatis

Postingan yang solid. Ajaran seperti ini membantu saya menjelaskan kepada keluarga saya kenapa kita nggak merayakan hari-hari itu. Pendekatan yang damai dan penuh rasa hormat adalah kuncinya.

+9
Diterjemahkan otomatis

Jelas dan langsung. Kita sudah punya tradisi yang indah, nggak perlu meniru festival orang lain. Terima kasih sudah berbagi.

+15
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, dulu saya suka ikut acara Tahun Baru, tapi rasanya aneh setelah tahu ini. Jadi berhenti dan sekarang merasa lebih baik tentang itu.

+8

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar