Pemain Kena Pelecehan Rasis saat Pertandingan di Munich - Respon Klub
As-salamu alaykum - saya mau berbagi sesuatu yang menyedihkan yang terjadi di sebuah pertandingan baru-baru ini di Munich. 1860 Munich telah meminta maaf setelah salah satu pendukung mereka melakukan pelecehan rasial terhadap penyerang Energie Cottbus, Justin Butler, selama pertandingan liga pada hari Sabtu. Klub bilang mereka akan mendesak untuk penyelidikan penuh dan akan membuat penonton tersebut bertanggung jawab dengan semua cara yang tersedia. Pertandingan hampir dihentikan setelah suara monyet datang dari seseorang di antara fans 1860. Pemain dari kedua tim, petugas keamanan, dan penonton lainnya membantu mengidentifikasi orang itu, yang kemudian diserahkan ke polisi. Pengumuman stadion menanggapi insiden tersebut dan banyak fans 1860 menyanyikan lagu melawan rasisme saat permainan terhenti. Setelah sekitar 10 menit jeda, pertandingan dilanjutkan. Wasit Konrad Oldhafer bilang Butler mengatakan padanya bahwa dia menjadi target seseorang yang membuat suara monyet. “Saya tidak mendengarnya sendiri,” kata Oldhafer kepada MagentaSport, “tapi saya langsung memberi tahu pemain itu bahwa kami menganggap ini sangat serius.” Dia berbicara dengan kedua kapten dan Butler, yang berkulit hitam, dan setelah diberitahu bahwa pelanggar yang diduga telah diusir, dia bertanya pada Butler apakah dia bisa melanjutkan. Butler memilih untuk melanjutkan. Rekan setim Butler, Axel Borgmann, menyebutnya menjijikkan dan bilang sedih ini terus terjadi. Dia senang fan itu teridentifikasi dan diusir dari stadion. Semoga Allah melindungi orang-orang dari kebencian seperti ini dan membimbing komunitas untuk berdiri melawan rasisme.
https://www.arabnews.com/node/