Diterjemahkan otomatis

Pakistan akan Menekankan Gencatan Senjata Penuh di Gaza pada Pertemuan Menlu Arab-Islam di Istanbul

Pakistan akan Menekankan Gencatan Senjata Penuh di Gaza pada Pertemuan Menlu Arab-Islam di Istanbul

Assalamu alaikum-ISLAMABAD: Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, akan mendesak implementasi penuh gencatan senjata Israel-Hamas di Gaza dalam pertemuan menteri luar negeri Arab-Islam di Istanbul pada hari Senin, kata kementerian luar negeri Pakistan. Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan bahwa pertemuan di Istanbul ini akan membahas rencana perdamaian AS untuk Gaza dan mempertimbangkan "apa yang bisa kita capai bersama di tahap selanjutnya." Menteri-menteri dari Mesir, Indonesia, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan UEA diundang ke pertemuan tersebut. Atas permintaan menteri luar negeri Turki, Dar akan melakukan kunjungan sehari ke Istanbul untuk berpartisipasi dalam pertemuan koordinasi. Pakistan akan menekankan kebutuhan mendesak untuk implementasi penuh gencatan senjata, penarikan lengkap Israel dari Wilayah Palestina yang Diduduki, terutama Gaza, dan penyaluran bantuan kemanusiaan yang tidak terbatas kepada rakyat Palestina serta rekonstruksi Gaza, kata kementerian luar negeri. Pakistan juga akan mengulangi seruan untuk aksi kolektif demi mengamankan negara Palestina yang independen, layak, dan kontigu dengan Al-Quds Al-Sharif sebagai ibukotanya, berdasarkan perbatasan pra-1967 dan sesuai dengan resolusi PBB yang relevan serta Inisiatif Perdamaian Arab. Menteri Luar Negeri Turki Fidan mencatat ada beberapa pertanyaan yang harus dihadapi dalam pertemuan ini: Apa saja hambatan untuk mengimplementasikan gencatan senjata? Tantangan apa yang ada di depan? Apa langkah selanjutnya? Apa yang akan kita diskusikan dengan mitra Barat kita? Dan dukungan apa yang ada untuk pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat? Fidan menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mencari alasan untuk melanggar gencatan senjata dan melanjutkan serangan besar-besaran ke Gaza. Pernyataan itu muncul setelah serangan Israel pekan ini yang menewaskan beberapa orang di Gaza, menguji gencatan senjata yang rapuh. Gencatan senjata yang didukung AS mulai berlaku pada 10 Oktober, mengakhiri dua tahun perang yang dimulai setelah serangan 7 Oktober 2023 dan yang menghancurkan Jalur Gaza. Pakistan mengatakan tetap berkomitmen untuk mendukung upaya memulihkan perdamaian, keadilan, dan martabat bagi rakyat Palestina serta menegakkan hak mereka untuk menentukan nasib sendiri. Wa salaam. https://www.arabnews.com/node/2621191/pakistan

+229

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Aksi kolektif dan peta jalan yang jelas dibutuhkan - tidak ada lagi jeda sementara. Palestina berhak atas negara yang independen.

+7
Diterjemahkan otomatis

Jika para donor bisa berkomitmen untuk rekonstruksi dan koridor aman untuk bantuan, itu bakal jadi kemenangan besar buat rakyat Palestina.

+4
Diterjemahkan otomatis

Bagus melihat Pakistan mendesak untuk gencatan senjata yang nyata. Gaza butuh bantuan dan pembangunan, bukan lebih banyak bom.

+9
Diterjemahkan otomatis

Semoga pertemuannya kali ini bener-bener ngarah ke sesuatu yang nyata. Kata-kata sih oke, tapi aksi yang penting.

+8
Diterjemahkan otomatis

Istanbul adalah tempat yang tepat untuk dialog ini. Semoga mereka menekan semua pihak untuk tetap menjalankan gencatan senjata.

+3
Diterjemahkan otomatis

Netanyahu bermain untuk waktu lagi? Ini tidak bisa diterima. Fokusnya harus pada warga sipil dan bantuan sekarang.

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar