Pakistan berusaha meningkatkan ekspor kurma dengan dukungan dari UEA - As-salamualaikum
As-salamualaikum - Pakistan berharap kemitraan yang direncanakan dengan UEA akan membuka jalan bagi fasilitas pemrosesan modern dan penambahan nilai yang lebih baik untuk meningkatkan ekspor kurma. Menteri Keamanan Pangan Nasional, Rana Tanveer Hussain, bertemu secara virtual dengan delegasi UEA untuk mendiskusikan kerja sama yang lebih erat di sektor kurma dan kemungkinan investasi untuk meningkatkan ekspor.
Hussain mencatat bahwa Pakistan kini memproduksi lebih dari setengah juta ton kurma setiap tahun, yang ditanam di lebih dari 100.000 hektar. Daerah penghasil utama termasuk Balochistan dan Sindh, tempat varietas seperti Aseel, Muzawati, Dhakki, Rabbi, Begum Jangi, Karbala, dan Khudri dibudidayakan.
Sekretaris Federal, Ameer Muhyuddin, menegaskan kembali tujuan kementerian untuk mengubah kerja sama ini menjadi hasil nyata, menekankan bahwa bekerja dengan UEA bisa membantu mendirikan pabrik pemrosesan modern, meningkatkan penambahan nilai, dan memperbaiki posisi Pakistan di pasar internasional.
Ekspor kurma Pakistan sudah bernilai lebih dari $50 juta dan terus meningkat, dengan pengiriman yang semakin banyak dan pembeli yang lebih beragam. Tapi industri ini masih menghadapi tantangan seperti ketergantungan pada satu pasar ekspor, proses yang terbatas, serta masalah kualitas dan kepatuhan SPS.
Seorang perwakilan UEA, Simisola Nicola Abere, memuji upaya Pakistan untuk mengembangkan sektor kurma dan mengatakan UEA akan mempercepat rencana untuk mendirikan tiga pabrik pemrosesan di Pakistan. Kedua belah pihak berencana untuk meresmikan kerja sama mereka dengan MoU antara Kementerian Keamanan Pangan Nasional dan mitra UEA, yang akan mendasari proyek tentang penambahan nilai, transfer teknologi, dan pertumbuhan ekspor.
Hussain mengatakan bahwa kemitraan semacam ini bisa meningkatkan pendapatan ekspor, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kehidupan petani. Dia mengakhiri pertemuan dengan harapan bahwa kerja sama dengan UEA ini akan menjadi langkah penting dalam memperkuat perdagangan dan investasi pertanian antara kedua negara saudara. JazakAllah khair.
https://www.arabnews.com/node/