Aparat Sita Celana Dalam Emas dalam Operasi Antikorupsi Pejabat Irak
Aparat penegak hukum Irak menyita celana dalam dan kutang emas bertabur permata dari rumah seorang politikus perempuan, Hind Al Abbasi, dalam operasi antikorupsi besar-besaran. Selain itu, petugas juga menemukan balok emas murni seberat 27 kilogram dan uang tunai US$57 juta.
Operasi ini merupakan bagian dari pembersihan korupsi selama tiga bulan terakhir, dengan sedikitnya 47 pejabat tinggi, termasuk anggota parlemen, ditahan atas dugaan suap dan penyalahgunaan dana publik.
Dalam penggeledahan terpisah, mantan Wakil Menteri Perminyakan Ali Al Jumaili kedapatan menyimpan uang tunai setara Rp361 miliar di dalam galon air. Secara total, dari Al Jumaili disita US$10 juta tunai, 3 miliar dinar Irak, perhiasan, senjata, dan 40 aset properti disegel.
Perdana Menteri Ali Al Zeidi menegaskan tidak ada kompromi bagi pelaku kejahatan kerah putih dan operasi akan terus berlanjut menyasar nama-nama besar lainnya.
https://www.gelora.co/2026/07/