Netanyahu bilang Israel nggak bakal nunggu izin buat bertindak.
Assalamu alaikum - YERUSALEM: Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bilang hari Minggu bahwa Israel gak akan nunggu izin siapa pun untuk melancarkan serangan di Gaza atau Lebanon, meskipun gencatan senjata udah disepakati.
“Israel adalah negara yang Independen. Kami akan membela diri dengan cara kami sendiri dan kami akan terus menentukan nasib kami,” kata Netanyahu kepada para menteri pemerintah. “Kami gak mencari persetujuan siapapun untuk ini. Kami mengontrol keamanan kami.” Pernyataannya muncul setelah kunjungan para pejabat senior AS yang bertujuan memperkuat gencatan senjata di Gaza.
Pasukan Israel bilang mereka udah melakukan “serangan terarah” di tengah Gaza pada hari Sabtu terhadap seorang individu yang mereka klaim sedang merencanakan serangan terhadap pasukan. Gencatan senjata yang didukung AS saat ini berlaku antara Israel dan Hamas, sedikit lebih dari dua tahun setelah konflik Gaza dimulai, tapi kedua belah pihak saling menuduh melanggar.
Israel bilang targetnya terhubung dengan Jihad Islam. Kelompok itu menanggapi bahwa tuduhan Israel tentang rencana serangan itu adalah “klaim palsu,” dan gak mengkonfirmasi apakah ada anggotanya yang tewas.
Saksi mata melaporkan sebuah drone menyerang mobil dan membakarnya; medis lokal bilang empat orang terluka dan gak ada laporan kematian segera. Saksi lainnya bilang tank Israel menjatuhkan bom di bagian timur Kota Gaza. Militer Israel belum langsung menjawab permintaan untuk komentar.
Beberapa media Israel melaporkan bahwa, dalam perubahan kebijakan sebelumnya, Mesir diizinkan masuk ke Gaza untuk membantu mengidentifikasi sisa-sisa sandera yang diambil selama serangan 7 Oktober 2023 yang memicu konflik. Hamas sudah bilang akan mengembalikan semua sandera yang diculik sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata, tapi sisa-sisa 13 orang masih ada di enclave itu.
Kantor Perdana Menteri belum langsung menjawab permintaan untuk komentar.
Semoga Allah memberikan kedamaian dan perlindungan kepada warga sipil dan membimbing para pemimpin menuju solusi yang adil dan abadi.
https://www.arabnews.com/node/