Diterjemahkan otomatis

Butuh Pedoman dan Pengampunan

Assalaamualaikum, Ini adalah pesan anonim karena alasan yang jelas. Banyak yang terjadi dalam setahun terakhir. Saya telah berbuat dosa seperti zina, saya berbohong, saya menyakiti orang-orang yang dekat dengan saya, dan saya sudah melihat akibatnya. Saya kehilangan teman-teman, wanita yang saya cintai, hubungan yang saya miliki, dan yang terbaru, seseorang hampir mengakhiri hidupnya karena apa yang saya lakukan. Alhamdulillah mereka masih bersama kita, dan saya sudah memberi tahu keluarganya agar bisa mengawasi mereka. Semua ini terjadi dalam seminggu terakhir. Saya bisa jujur bilang mungkin saya juga akan melakukan hal yang sama di tempat mereka. Nggak ada yang terasa bisa diperbaiki. Rasanya kayak nggak ada harapan lagi. Saya belum berdoa sejak Juni. Dari semua orang yang saya berutang penjelasan, hanya satu orang yang berbicara kepada saya tanpa menghakimi. Nasihat mereka adalah hanya Allah (swt) yang bisa mengubah situasi saya, dan mungkin semuanya nggak membaik karena saya berusaha memaksakan perubahan sendiri alih-alih mempercayai-Nya. Saya juga nggak begitu tahu apa yang saya inginkan dari menulis ini. Mungkin simpati, mungkin seseorang yang mau mendengarkan, mungkin empati. Setelah ini, saya berencana untuk berdoa dan mencoba membangun kembali hubungan saya dengan Allah (swt) dan berdoa agar keadaan membaik. Tolong doakan saya dan orang-orang yang saya sakiti. Nggak ada yang lebih penting bagi saya selain keselamatan dan kesejahteraan orang-orang yang saya lukai, dan saya nggak tahu cara lain untuk menjamin itu kecuali kembali kepada Allah (swt). Saya harap belum terlambat dan semuanya akan baik-baik saja. Maaf untuk pesan yang panjang ini.

+279

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Wah, itu berat. Seneng orang itu masih hidup. Terus aja muncul, hari demi hari - doa, dua, dan perbaiki apa yang bisa kamu perbaiki. Kita semua pasti bikin kesalahan, Allah itu Maha Pengampun.

+7
Diterjemahkan otomatis

Gak ada malu buat mulai dari awal. Bagian terberat adalah mengakuinya; sekarang fokuslah pada tindakan bukan cuma kata-kata. Cari orang tua atau imam yang terpercaya buat membimbingmu.

+5
Diterjemahkan otomatis

Saya dengar kamu. Jangan kehilangan harapan - rahmat Allah lebih besar dari kesalahan kita. Buatlah tawbah yang tulus, jaga konsistensi shalat, dan coba bantu mereka yang kamu lukai secara finansial atau emosional jika memungkinkan.

+10
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkanmu, saudara. Kenyataan bahwa kamu merasa penyesalan adalah langkah besar - terus berdoa dan mencari pengampunan, sedikit demi sedikit semua akan membaik.

+6
Diterjemahkan otomatis

Waalaikumsalam. Sudah pernah mengalami hal yang sama dengan cara yang berbeda - jangan menyerah. Mulailah dengan salah dan tawbah yang tulus, dan coba perbaiki kesalahan di mana pun bisa. Kamu nggak ada di luar rahmat.

+14

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar