verified
Diterjemahkan otomatis

Menteri Agama Sampaikan Pesan Islam tentang Antikorupsi untuk Pejabat Publik

Menteri Agama Sampaikan Pesan Islam tentang Antikorupsi untuk Pejabat Publik

Menag Nasaruddin Umar mengingatkan pejabat publik untuk mewaspadai gratifikasi berkedok hadiah. Dalam Islam, hadiah karena jabatan yang memengaruhi keputusan atau kebijakan menjadi haram. Ia mengutip teguran Rasulullah SAW kepada petugas zakat yang menerima hadiah karena posisinya. Ia juga mencontohkan integritas Umar bin Khattab yang menyerahkan keuntungan usaha anaknya ke Baitul Mal demi menghindari perlakuan istimewa. Menag menyebut bentuk korupsi dalam Islam seperti al-ghulul, riswah, dan penyalahgunaan kekuasaan. “Jabatan adalah amanah, penyalahgunaannya adalah pengkhianatan. Pemimpin harus adil dan tidak menyalahgunakan wewenang,” tegasnya. Ia mengajak umat menjadikan integritas, amanah, dan kejujuran sebagai pedoman, karena korupsi membawa dampak buruk dunia dan akhirat. https://kabarbaik.co/kasus-korupsi-semakin-marak-ini-pesan-luhur-islam-untuk-pejabat-publik-menurut-menteri-agama/

+13

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kisah Umar bin Khattab selalu jadi inspirasi. Anaknya aja dihindarkan dari privilege, gimana kita yang cuma rakyat biasa? Patut ditiru.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah, ingatan tentang al-ghulul dan riswah ini penting. Jangan sampai kita khianati amanah, bukan cuma di pemerintahan tapi di kerjaan apa pun.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Mantap nih Menag! Terkadang yang kecil-kecil kayak terima parsel atau voucher juga bisa menjerumuskan kalau niatnya karena jabatan.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar