Bandara Mosul dibuka kembali untuk penumpang setelah bertahun-tahun perbaikan - Alhamdulillah
Assalamu alaikum. Bandara Mosul udah buka lagi untuk para traveler, dengan penerbangan penumpang pertama ke Baghdad sejak kota ini dibebaskan dari kendali ISIS. Sebuah pesawat Iraqi Airways menandai kembalinya penerbangan domestik setelah bandara direvitalisasi, dan perdana menteri mengadakan acara pembukaan resmi lebih awal tahun ini setelah penerbangan percobaan di bulan Juni.
Ini langkah lain dalam pemulihan Mosul dari kehancuran yang ditinggalkan oleh ISIS, yang menguasai kota ini pada tahun 2014. Pekerjaan restorasi di landmark seperti Masjid Al Nuri dan menara miringnya sudah selesai dengan dukungan internasional, dan banyak yang berharap rekonstruksi bakal terus berlanjut. Pejabat bilang bandara udah sepenuhnya siap secara teknis dan logistik, dan koordinasi lagi dilakukan untuk mengoperasikan layanan domestik sebagai langkah menuju peluncuran rute internasional ketika memungkinkan.
ISIS mengambil sebagian besar wilayah Irak dan Suriah pada tahun 2014, menyatakan apa yang disebut khalifah dari masjid Mosul. Angkatan bersenjata Irak, yang didukung oleh koalisi internasional, merebut kembali daerah-daerah tersebut setelah pertempuran sengit yang menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan yang luas, terutama di Mosul. Rekonstruksi bandara dimulai pada tahun 2022, dan terminal yang dibangun kembali diharapkan dapat menangani ratusan ribu penumpang tiap tahun.
Banyak perusahaan udah mengajukan proposal untuk mengelola operasi bandara, termasuk perusahaan dari daerah dan luar daerah, dan layanan penanganan darat, kargo, serta pengisian bahan bakar udah mulai diatur lewat usaha patungan dengan mitra Irak.
Di tempat lain di Irak, investasi di sektor penerbangan terus berlanjut, dengan proyek besar yang direncanakan dan bandara lain yang melayani peziarah serta traveler regional. Semoga Allah terus memberkati upaya untuk membangun kembali dan membawa keamanan serta stabilitas bagi masyarakat Mosul dan semua komunitas yang terkena dampak.
https://www.thenationalnews.co