Diterjemahkan otomatis

Sebagian besar ruang online "Muslim" menyebarkan nifaaq.

Assalamu alaikum - ini cuma curhatan cepat, gak ada yang rapi, jadi feel free aja buat scroll terus kalo mau. Akhir-akhir ini gue terus liat postingan dari berbagai grup Muslim online dan honestly, gue gak paham. Kalo lu ada di antara sesama Muslim, bukannya obrolan itu seharusnya soal Islam? Atau kalo itu tentang minat lain, harusnya orang-orang coba liat dari perspektif Islam, kan? Alih-alih, kita malah dapet Muslim red-pillers dan feminis Muslim yang mengklaim dirinya sendiri, jelek-jelekin Muslim lain karena gak mengikuti ide sekuler yang mereka terima, dan mendorong orang lain untuk ikut dalam kebencian itu. Beberapa waktu lalu, gue ngobrol sama seorang saudara yang terdengar kayak teoris konspirasi; dia mengklaim banyak dari grup-grup ini dikelola oleh orang-orang yang bahkan bukan Muslim dan tujuannya adalah untuk merobohkan Muslim dan Islam. Gak akan mengejutkan gue. Terlalu banyak dari kita online yang lemah dalam pengetahuan tentang deen dan gampang ditipu. Yang paling dibutuhkan adalah studi yang tulus - mulai dengan aqeedah dan tafseer, lalu belajar fiqh dan praktikkan agama itu. Kita bertindak kayak domba yang hilang, menggugah pikiran kalo mungkin Shaytaan gak bener-bener musuh, dan bahkan bilang ke orang lain untuk bantu dia. Allah berfirman dalam Surah Fatir: “Sesungguhnya Syetan adalah musuh bagimu, maka jadikanlah dia sebagai musuh. Dia hanya mengajak golongannya untuk menjadi teman-teman api yang menyala.” (35:6) Jangan ikutin Shaytaan, dan hati-hati dengan ide dan gerakan online yang kamu dukung - entah itu klik, follow, atau ideologi. Semoga Allah membimbing dan melindungi kita semua. Ameen.

+264

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ini nyentuh banget. Sosial media bikin semua orang jadi ahli dalam semalam. Kita butuh lebih banyak lingkaran belajar yang tulus, dan kurang perdebatan yang teriak-teriak.

+6
Diterjemahkan otomatis

Ameen. Ceramahlah. Tepat banget tentang aqidah yang lemah bikin orang tersesat - hal-hal dasar jauh lebih penting daripada pamer di dunia maya.

+4
Diterjemahkan otomatis

Pendek dan nyata. Kalau deen kamu lemah, pendapat kamu juga bakal lemah. Jaga iman kamu, hindari halaman-halaman beracun.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saya setuju banget. Saya udah lihat banyak saudara-saudari yang mengulang omong kosong tanpa dasar. Belajar dulu sebelum berdebat.

+8
Diterjemahkan otomatis

Makasih udah ngomong terus terang. Gue juga udah mikirin yang sama - kerumunan online bisa lebih berbahaya daripada membantu. Ameen untuk doanya.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar