Pertemuan para menteri luar negeri Muslim di Türkiye untuk mendiskusikan langkah selanjutnya untuk Gaza - Salam
Salam - Türkiye bakal jadi tuan rumah pertemuan menteri luar negeri dari negara-negara Muslim pada hari Senin untuk membahas rencana perdamaian yang diusulkan oleh AS untuk Gaza, kata Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan. Dia bilang ke wartawan bahwa pertemuan di Istanbul ini bakal “mereview kemajuan kita dan membahas apa yang bisa kita lakukan bersama di fase selanjutnya.”
Seorang juru bicara kementerian bilang bahwa undangan sudah dikirim ke menteri dari Mesir, Indonesia, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Para menteri luar negeri ini sebelumnya sudah bertemu dengan pihak AS di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.
Fidan bilang ada “secercah harapan” dan menekankan beberapa pertanyaan penting untuk pertemuan ini: apa hambatan yang menghalangi pelaksanaan rencana tersebut, tantangan apa yang harus diatasi, langkah selanjutnya apa yang harus diambil, dan bagaimana cara berkoordinasi dengan mitra Barat serta mendukung pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat.
Dia juga menuduh pimpinan Israel mencari alasan untuk memutuskan gencatan senjata di Gaza dan melanjutkan serangan besar-besaran. Türkiye sudah mengirimkan tim respons bencana yang terdiri dari 81 orang untuk membantu pencarian dan penyelamatan di Gaza, tapi tim itu masih nunggu izin dari Israel untuk masuk, kata Fidan.
Kementerian luar negeri Turki sedang “bekerja keras,” dan militer Turki sudah membahas untuk bergabung dengan pasukan internasional untuk membantu mengawasi gencatan senjata. Namun, menteri luar negeri Israel, Gideon Saar, bilang itu bakal tidak masuk akal untuk membiarkan pasukan Turki masuk ke Gaza karena apa yang dia sebut sebagai sikap bermusuhan Turki terhadap Israel, dan Israel tidak akan setuju dengan partisipasi semacam itu.
https://www.arabnews.com/node/