Libanon melonggarkan pembatasan terhadap anak Qaddafi, mengurangi uang jaminan dan mengizinkannya untuk pergi.
Assalamu alaikum - Pejabat kehakiman Lebanon dan salah satu pengacaranya bilang kalau otoritas udah mencabut larangan bepergian dan menurunkan uang jaminan untuk putra pemimpin Libya almarhum Muammar Qaddafi, jadi ini membuka jalan buat kemungkinan dia keluar. Langkah ini diambil setelah pembicaraan baru-baru ini dengan delegasi Libya yang kabarnya udah mencapai kemajuan dalam kasusnya.
Sebelumnya, seorang hakim Lebanon memerintahkan dia dibebaskan dengan uang jaminan sebesar 11 juta dolar, tapi melarangnya untuk meninggalkan negara itu. Pengacaranya bilang dia nggak bisa bayar jumlah segitu dan minta izin supaya dia bisa bepergian. Pada hari Kamis, uang jaminan diturunkan jadi 80 miliar pound Lebanon (sekitar 900 ribu dolar) dan larangan bepergiannya dicabut, jadi dia boleh pergi setelah jaminannya dibayar, menurut sumber-sumber kehakiman dan keamanan yang berbicara secara anonim.
Para pejabat itu bilang dia berencana untuk meninggalkan Lebanon setelah dibebaskan dan keluarganya diperkirakan akan menyusul kemudian. Salah satu pengacaranya komentar bahwa mereka baru saja diberitahu dan akan mendiskusikan detailnya.
Dia udah ditahan di Lebanon sejak 2015 tanpa pengadilan karena tuduhan menyembunyikan informasi tentang hilangnya ulama Lebanon Moussa Al-Sadr saat perjalanan ke Libya pada tahun 1978. Kasus ini udah lama jadi isu sensitif di Lebanon; keluarga ulama itu percaya dia mungkin ditahan di Libya, meskipun banyak orang di Lebanon beranggapan dia sudah meninggal.
Libya secara resmi minta pembebasannya di 2023, dengan alasan khawatir tentang kesehatannya setelah aksi mogok makan yang memprotes penahanan tanpa pengadilan. Dia udah hidup dalam pengasingan dengan istri dan anak-anaknya yang berkewarganegaraan Lebanon sebelum dibawa ke Lebanon pada 2015. Masalah ini tetap jadi bab yang kontroversial dan emosional dalam sejarah terbaru di kawasan ini.
https://www.arabnews.com/node/