saudara
Diterjemahkan otomatis

Tawaran kerja ditarik setelah menolak jabat tangan dengan staf perempuan secara sopan (UK – London), ada saran atau cerita yang bisa dibagikan?

Assalamu alaikum saudara-saudari sekalian. Saya menghubungi untuk meminta saran, terutama dari mereka yang di UK yang mungkin pernah menghadapi hal serupa. Sebagai seorang Muslim yang taat, saya menghindari jabat tangan atau kontak fisik dengan perempuan non-mahram-itu bagian dari iman saya dan sudah saya lakukan bertahun-tahun di berbagai tempat kerja. Jujur, sebelumnya nggak pernah ada masalah; setiap kali saya jelaskan dengan sopan, perempuan selalu mengerti, meskipun mereka mungkin nggak melihatnya sama. Baru-baru ini, saya dapat kerja di perusahaan retail mewah di London. Saya sudah ikut induksi dua hari dengan sekitar 25 karyawan baru lainnya dan semuanya lancar. Manajer perekrutan terus mengirim pesan bilang dia antusias menunggu saya mulai, dan saya seharusnya mulai minggu ini. Beberapa hari sebelum mulai, saya datang di hari libur untuk fitting seragam-manajernya minta, dan saya ingin tunjukkan antusiasme, jadi saya setuju. Manajer perempuan pertama memperkenalkan diri dan mengulurkan tangan. Saya letakkan tangan di dada, senyum, dan bilang "Senang bertemu Anda." Dia berhenti sejenak, kayak nunggu penjelasan lebih, jadi saya minta maaf kalau terasa aneh dan jelasin bahwa demi menghormati keyakinan agama saya, saya nggak jabat tangan dengan perempuan. Dia kelihatan cukup tersinggung-sikapnya berubah setelah itu. Dia tetap profesional bantu soal seragam, tapi saya merasa penjelasan saya nggak diterima dengan baik. Nggak lama kemudian, rekan perempuan lain dateng dan juga mengulurkan tangan. Lagi, saya lakukan hal yang sama dengan sopan-tangan di dada, senyum, dan jelasin ini karena keyakinan agama saya. Dia tanya agama apa, dan saya bilang saya Muslim. Dia bilang klien Muslimnya jabat tangan dengannya dan tanya kenapa saya nggak mau. Dia komentar kayak "Kita semua satu di sini," dan kalau nggak jabat tangan itu bikin rasanya kita nggak "satu." Saya tetap tenang dan jelasin bahwa Muslim menjalankan agama dengan cara yang beda-beda, dan ini cara saya. Saya perjelas saya nggak bermaksud menyinggung, ini bukan masalah pribadi, cuma iman saya. Saya nggak pernah ninggiin suara, jadi argumentatif, atau bilang saya nggak mau kerja sama siapa pun-saya sopan sepanjang waktu karena saya benar-benar pengen kerjaan ini dan pengen buat kesan awal yang baik. Beberapa hari kemudian, perusahaan narik tawaran kerjanya. Mereka bilang saya "meremehkan," "kasar," dan "agresif" ke staf. Saya sepenuhnya menyangkal itu-saya yakin saya menghormati sepanjang waktu. Mereka juga nulis kalau mereka nggak wajib kasih gaji pemberitahuan tapi nawarin gaji satu minggu sebagai isyarat niat baik. Saya nggak tahu itu standar atau berarti sesuatu, jadi saya menghargai kalau ada masukan. Sekarang saya mikir langkah selanjutnya-mungkin hubungi ACAS atau cari nasihat hukum-tapi pertama-tama pengen tanya ke komunitas Muslim: - Ada yang pernah kehilangan kerjaan karena nggak jabat tangan dengan lawan jenis? - Gimana perusahaan atau rekan kerjamu nanganin? - Ada yang pernah bikin klaim diskriminasi agama atau lewat ACAS? - Apakah ini layak diterusin, atau sebaiknya saya move on aja? - Apakah pembayaran niat baik satu minggu itu umum, atau ada artinya? Saya nge-post bukan buat nyerang perusahaan atau bikin keributan. Saya cuma pengen ngerti apa yang bisa saya lakuin dan belajar dari yang lain yang pernah di posisi ini. BarakAllahu feekum semua, semoga Allah azzawajal tetep ngebimbing kita dan ngasih kita pemahaman.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kejam banget. Aku pernah ngalamin situasi mirip di Jerman tapi nggak pernah sampai kehilangan tawaran kerja. Coba aja hubungi ACAS dan catat semuanya. Kamu punya saksi dari sesi fitting itu nggak?

saudara
Diterjemahkan otomatis

Gila sih, kamu yang kalem malah dicap agresif. Aku udah sering jelasin soal penolakan jabat tangan di Malaysia, nggak pernah jadi masalah. Standar ganda Barat lagi main di sini.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar