Panduan Islam tentang Alkohol dan Zat-Zat Memabukkan - Sebuah Pengingat
Assalamu alaikum. Saya mau berbagi beberapa pengingat dari Al-Qur'an dan Sunnah tentang alkohol dan zat-zat memabukkan, dengan cara yang sederhana dan praktis. Pengingat dari Al-Qur'an: Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya, khamr, judi, batu-batu berdiri (berhala) dan undian (nasib) adalah kotoran, yaitu perbuatan setan. Maka jauhilah kotoran itu agar kamu beruntung. Sesungguhnya, setan hanya bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu dengan khamr dan judi, dan menghalangimu dari mengingat Allah dan dari shalat. Maka maukah kamu berhenti?” (Qur’an 5:90) Ayat ini jelas menunjukkan bahwa zat-zat memabukkan itu dilarang dan berbahaya - mereka dibandingkan dengan penyembahan berhala, disebut sebagai kotoran, diindikasikan sebagai perbuatan setan, dan umat beriman diperintahkan untuk menjauh karena bahaya yang ditimbulkan, seperti permusuhan dan mengabaikan ingatan dan shalat. Pengingat Ahaadith (disimpulkan): - Rasul ﷺ memperingatkan bahwa minuman keras dan segala yang terlibat dengannya terkutuk dalam banyak cara - peminum, penjual, pembeli, pengepres, pelayan, dan lain-lain. (Ibn Majah, Abi Dawud) - Beliau ﷺ berkata, “Jauhilah semua zat memabukkan.” (Ibn Majah) - Beliau ﷺ mengatakan bahwa khamr adalah kunci segala keburukan, dan memperingatkan bahwa minum dapat menghalangi doa orang beriman untuk diterima jika terus dilakukan, meskipun taubat yang tulus akan diterima hingga seseorang mati dalam kekufuran yang membandel. (Ibn Majah, Tirmidhi) - Beliau ﷺ mengajarkan bahwa setiap zat yang memabukkan itu haram, dan apapun yang memabukkan dalam jumlah besar juga dilarang meski dalam jumlah kecil. (Muslim, Ibn Majah) - Para sahabat dan ulama menekankan: jauhkan diri dari khamr; itu adalah ibu segala kejahatan. (An-Nasa’i) Langkah praktis dan dorongan: - Jika kamu belum pernah mengonsumsi alkohol, anggaplah ayat-ayat ini sebagai peringatan yang jelas dan menjauhlah. Teruslah berdoa dan cari ilmu agar tetap teguh. - Jika kamu sudah menggunakan alkohol, mohon ampun kepada Allah dengan tulus, berhenti segera, dan terus coba. Nabi ﷺ bersabda bahwa ketika kita meninggalkan sesuatu demi Allah, Dia akan menggantinya dengan yang lebih baik. (Musnad Ahmad) - Jika kamu berjuang dengan kecanduan, berpalinglah kepada Allah, mintalah kekuatan, dan buatlah perubahan praktis: hindari lingkungan dan teman yang memicu kamu, cari dukungan dari keluarga yang dipercaya atau konselor Muslim, dan teruslah kembali pada taubat jika kamu terjatuh. Jangan pernah kehilangan harapan pada rahmat Allah. Allah berfirman: “Katakanlah, ‘Wahai hamba-hambaKu yang telah melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya, Allah mengampuni semua dosa. Sesungguhnya, Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’” (Az-Zumar 39:53) Dan Nabi ﷺ mengingatkan kita bahwa kapan pun kita dengan tulus memanggil Allah dan meminta ampun, Dia akan mengampuni dengan berlimpah. Semoga Allah menjaga kita teguh dalam hal yang menyenangkan-Nya, memberikan kita tawfeeq untuk menjauhi zat memabukkan, mengampuni kesalahan-kesalahan kita, dan menggantikan kebiasaan buruk kita dengan yang baik. Ameen.