Islamabad bilang gencatan senjata yang rapuh tergantung pada Kabul untuk mengambil tindakan, bilang pembicaraan damai diperpanjang.
Assalamu alaikum - Pakistan dan Afghanistan udah setuju buat perpanjang gencatan senjata setelah pembicaraan baru-baru ini di Istanbul, tapi Islamabad bilang kalau gencatan senjata ini cuma bakal berlaku kalau Kabul ngambil langkah nyata terhadap militan yang ada di tanah mereka.
Para pejabat bilang pembicaraan ini, yang difasilitasi dengan bantuan dari Türkiye dan negara-negara sahabat lainnya, bertujuan untuk menenangkan bentrokan perbatasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir yang bikin tentara, warga sipil, dan pejuang tewas. Gencatan senjata sementara dimulai pada 19 Oktober, dan putaran kedua negosiasi yang dimulai pada 25 Oktober di Istanbul menghasilkan kesepakatan untuk melanjutkan gencatan senjata ini.
Bentrokan ini muncul setelah serangan udara Pakistan di dalam Afghanistan yang menargetkan militan yang menurut Islamabad udah melakukan serangan terhadap pasukan mereka. Kabul mengutuk serangan ini sebagai pelanggaran kedaulatan dan membantah melindungi militan tersebut. Perbatasan yang panjang dan poros sering kali jadi titik api, dengan bentrokan yang sering dan saling tuduh.
Menteri informasi Pakistan mendeskripsikan hasil Istanbul ini sebagai kemenangan bagi Pakistan dan bilang pihak Afghanistan sekarang harus ngambil langkah konkret melawan kelompok militan. Dia bilang bakal ada mekanisme buat memantau, verifikasi, dan penegakan hukum jika terjadi pelanggaran, dan dia berterima kasih kepada Qatar dan Türkiye yang udah jadi mediator.
Kementerian luar negeri Türkiye bilang semua pihak setuju buat bikin sistem pemantauan dan verifikasi buat membantu menjaga perdamaian dan menjatuhkan hukuman pada pihak yang melanggar kesepakatan. Mereka nambahin, pertemuan lanjutan akan diadakan di Istanbul pada 6 November untuk merumuskan bagaimana mekanisme ini akan beroperasi, dan Türkiye serta Qatar akan terus mendukung kedua pihak untuk stabilitas yang langgeng.
Juru bicara Kabul juga mengonfirmasi bahwa pembicaraan udah selesai dan bilang kedua pihak setuju buat terus melanjutkan diskusi di pertemuan mendatang.
Seorang pejabat keamanan senior Pakistan, yang berbicara tanpa menyebut nama, bilang Islamabad menyambut baik pemahaman di Istanbul ini tapi menekankan bahwa gencatan senjata ini bersyarat. Pejabat tersebut bilang uji coba untuk menjaga gencatan senjata ini jelas: Afghanistan harus mencegah wilayah mereka digunakan untuk meluncurkan serangan terhadap Pakistan dan harus mengambil langkah yang bisa diverifikasi dan efektif terhadap militan.
Pakistan berharap bisa melihat bukti yang kredibel - misalnya, tempat persembunyian yang dibongkar, jaringan logistik yang terganggu, atau penuntutan pemimpin militan - yang dilaporkan melalui mekanisme pemantauan yang disepakati. Pejabat itu memperingatkan kalau Afghanistan tidak memberikan bukti yang bisa diverifikasi dari langkah-langkah yang diambil, atau kalau militan terus menyerang dari tanah Afghanistan, Pakistan akan menganggap gencatan senjata ini dilanggar dan berhak melindungi kedaulatan dan rakyatnya.
Pejabat-pejabat bilang Pakistan masuk ke proses ini dengan itikad baik tapi dengan realisme, menyebut pengaturan ini sebagai gencatan senjata bersyarat yang tergantung pada tindakan yang bisa dibuktikan dari pihak Afghanistan. Kalau kewajiban tersebut nggak dipenuhi, Pakistan bilang mungkin akan kembali ke langkah-langkah lain.
Semoga Allah memberikan kedua bangsa ini kebijaksanaan dan solusi damai yang langgeng.
https://www.arabnews.com/node/