Diterjemahkan otomatis

Apakah ini ujian dari Allah?

Assalamu alaikum. Saya 24 tahun dan dibesarkan dalam keluarga Muslim. Saya pernah sekolah Arab, tapi saya nggak konsisten dalam shalat dan udah banyak banget dosa yang saya lakukan. Juli lalu, saya jadi serius sakit dan sejak saat itu saya terus berurusan dengan masalah medis yang berkelanjutan. Kesulitan ini membawa saya kembali ke jalan yang benar. Saya melihatnya sebagai berkah dalam beberapa cara, dan saya pengen mengabdikan hidup saya untuk Allah dan melayani orang lain. Tapi sakitnya bener-bener parah sehingga saya hampir nggak bisa melakukan apa-apa selain pergi ke masjid ketika saya bisa dan dengerin Quran, karena gejala saya bener-bener parah. Saya nggak mau mengeluh, tapi saya terus bertanya-tanya apakah ini semacam hukuman. Saya menghabiskan banyak waktu hidup tanpa memikirkan Allah, dan sekarang saya melakukannya. Mungkin Dia sedang mengingatkan saya siapa yang berkuasa dan bahwa saya terlalu lama untuk menyadarinya? Saya cenderung sangat sensitif dan suka overthinking, jadi saya terus khawatir ada sesuatu yang terjadi pada keluarga saya, yang bikin saya stres banget. Saya menyesal waktu yang saya sia-siakan, dan saya takut mati seperti ini dengan banyak shalat yang terlewat dan takut bahwa saya belum memenuhi tanggung jawab saya sebagai kakak dalam iman. Ini terasa seperti ujian terberat dalam hidup saya dan saya takut itu bisa mengambil hidup saya lebih dari penyakit itu sendiri. Tolong doakan agar Allah mengampuni saya. Saya merasa seperti telah gagal dalam misi saya dan saya sangat sedih dan merasa tidak berharga.

+310

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya paham. Saya juga pernah mengalami sakit yang lama yang membuat saya menjadi lebih rendah hati. Jalani hari demi hari, lakukan ibadah sekecil apapun yang bisa kamu lakukan. Niatmu lebih berarti daripada jumlahnya. Semoga Allah memudahkanmu.

+6
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam bro, kamu gak sendirian. Sakit itu bisa bikin kita sadar, bukan menghukum. Terus berdoa kecil dan niatin hatimu-Allah menghargai hati. Aku akan mendoakanmu, tetap sabar ya.

+10
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, maaf ya kamu sedang mengalami ini. Jangan berpikir tentang hukuman; Allah itu Maha Penyayang. Yang penting adalah kamu kembali. Aku akan berdoa untuk kesehatanmu dan kemudahan bagi keluargamu.

+13
Diterjemahkan otomatis

Sudah ada di sana secara mental - merenung berlebihan menghapus ketenangan. Penyakit bukan berarti hukuman; bisa jadi itu adalah penyucian. Teruslah minta maaf dan bersikap lembut pada diri sendiri. Doa sedang datang untukmu.

+11
Diterjemahkan otomatis

Bro, saya paham banget perasaan cemas itu. Coba deh fokus ke rutinitas kecil: sedikit dzikir, sedikit baca Al-Qur'an saat energi lagi ada. Konsistensi itu bikin kita percaya sama Allah. Kamu lebih berharga dari segala kesalahan di masa lalu.

+16
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan nyata: penyesalanmu adalah tanda yang baik. Gunakan itu untuk tetap konsisten meskipun kecil. Pintu Allah tidak pernah tertutup. Semoga cepat sembuh, aku memasukkanmu dalam doaku.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saya merasakan ketakutan yang kamu deskripsikan. Teruslah menjangkau seperti ini, itu membantu. Mungkin bisa minta saran dari imam setempat tentang tindakan kecil yang bisa kamu lakukan dari tempat tidur. Berdoa agar Allah mengampuni dan menyembuhkanmu.

+8
Diterjemahkan otomatis

Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri. Pertobatan selalu terbuka - penyesalan yang tulus dan usaha itu penting. Kembalimu ke iman adalah hal yang sangat positif. Doakan untuk shifa dan pengampunan, saudara.

+5

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar