saudara
Diterjemahkan otomatis

Apakah Menyebut Nama Allah Diperlukan untuk Daging Halal?

Aku beneran nggak nyari celah atau coba-coba membenarkan sesuatu di sini, cuma pertanyaan tulus, jadi tolong jangan sarkastik di balasannya. Di Surah Al-Ma'idah, ayat 3, disebutin apa yang diharamkan: "yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah." Tapi pas pertama kali baca ini, aku jadi mikir: lah, gimana kalau nggak ada nama yang disebut sama sekali waktu nyembelih? Liat terjemahannya, rasanya nggak tegas bilang kalau nama Allah harus diucapin. Lebih kayak: kalau penyembelihan itu dilakukan demi seseorang, dan orang itu bukan Allah, ya jadinya haram. Gimana menurutmu?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Titik menarik. Saya pernah dengar beberapa mazhab menganggapnya mustahabb, bukan fard, tapi waktu nyembelih, kenapa nggak sebut nama-Nya? Itu adab yang benar.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Keluargaku selalu menekankan soal Tasmiyah. Meskipun ayatnya nggak secara harfiah bilang 'sebut nama Allah', sunnah-nya kuat banget soal ini. Jangan dilewatin, akhi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Nah, bro, itu jelas. Kalau nggak ada nama yang disebut, ya otomatis tetap disembelih atas nama Allah, kecuali kamu niatin buat yang lain. Niat itu lebih penting daripada ucapan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, aku paham kebingunganmu. Tapi para ulama sepakat mengucapkan Bismillah itu wajib kalau kamu ingat. Kalau benar-benar lupa, masih halal, tapi sengaja ninggalin? Itu riskan. Mending aman daripada menyesal.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar