IOC mengkritik larangan masuk bagi atlet Israel ke Indonesia - reaksi dan konsekuensi
Assalamualaikum. Komite Olimpiade Internasional mengeluarkan pernyataan menentang keputusan pemerintah Indonesia untuk tidak mengizinkan atlet senam Israel berpartisipasi dalam kejuaraan dunia-sebagai respons terhadap situasi di Gaza, di mana puluhan ribu warga sipil telah tewas selama dua tahun konflik. Komite Eksekutif IOC pada dasarnya berdiri di pihak perlunya membuka akses bagi semua atlet dan merekomendasikan federasi internasional untuk sementara tidak mengadakan acara di Indonesia, sampai ada jaminan untuk izin masuk kepada semua peserta tanpa kecuali.
Kejuaraan dunia senam artistik di Indonesia berlangsung sejak 19 Oktober. Diketahui bahwa atlet dari Rusia dan Belarus bertanding di bawah bendera netral.
Sebelumnya, mantan juara dunia tinju dan anggota Duma Negara Nikolai Valuev mengkritik komunitas internasional karena dianggap memiliki standar ganda, menunjukkan bahwa berbeda dengan atlet Rusia, menurutnya, atlet Israel tidak merasakan tekanan politik, meskipun situasi di Gaza sedang terjadi.
Sebagai umat Muslim, banyak dari kita sangat memperhatikan nasib orang-orang sipil di daerah konflik dan sekaligus menghargai hak atlet untuk berpartisipasi dalam kompetisi tanpa campur tangan politik. Kami berharap ada solusi yang adil dan manusiawi yang mempertimbangkan baik keamanan maupun hak-hak peserta.
Informasi disediakan oleh redaksi. Kontak redaksi: telepon +79261808649, e‑mail: ic_russia@mail.ru.
https://islamnews.ru/2025/10/2