saudara
Diterjemahkan otomatis

Ibadah Berhala dan Sebaran Syirik - Sebuah Renungan dengan Salam

As-salamu alaykum - saya ingin berbagi sedikit refleksi berdasarkan poin Imam Ibn al-Qayyim tentang betapa luasnya penyembahan berhala (syirik) di antara manusia. Secara singkat, dia menjelaskan bahwa sebagian besar orang di bumi telah diuji oleh penyembahan berhala. Hanya para monoteis sejati - mereka yang mengikuti jalan Nabi Ibrahim, alayhis salam - yang diselamatkan dari itu. Penyembahan berhala sudah ada bahkan sebelum Nabi Nuh (alayhis salam). Seiring waktu, lembaga-lembaga, pengelola, dan bahkan buku-buku yang mendukung penyembahan itu jadi umum. Nabi Ibrahim (alayhis salam) berdoa, “Dan lindungilah aku dan keturunanku dari penyembahan berhala; ya Tuhanku, sungguh mereka telah menyesatkan banyak orang” (Qur’an 14:35–36). Bangsa-bangsa yang dihancurkan oleh Allah karena kerusakan mereka adalah penyembah berhala; Allah menyelamatkan para rasul dan mereka yang berpegang teguh pada tauhid (monoteisme). Ibn al-Qayyim mengingatkan kita tentang riwayat dan ayat-ayat yang menunjukkan betapa banyak orang yang tersesat: laporan bahwa sembilan ratus sembilan puluh sembilan dari seribu akan ditentukan untuk azab, dan pengingat dari Al-Qur’an seperti “tetapi kebanyakan orang menolak kecuali kekufuran” (17:89), “Dan jika kamu taat kepada kebanyakan orang di bumi, mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah” (6:116), dan ayat-ayat lain yang menunjukkan betapa mayoritas menolak petunjuk. Kalau fitnah penyembahan berhala nggak parah, pasti para pengikutnya gak akan mengorbankan begitu banyak - hidup, harta, bahkan anak-anak mereka - untuk itu. Mereka sering saling mendorong untuk bertahan dari kesulitan demi dewa-dewa mereka, dan berita tentang azab bangsa-bangsa sebelumnya kadang gak selalu membuat mereka jera; sebaliknya, itu kadang malah meningkatkan keterikatan dan tekad mereka. Semoga Allah membimbing kita untuk tulus dalam ibadah dan melindungi kita dari segala bentuk syirik. Ameen.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ameen. Pengingat yang kuat - tetap tulus itu lebih sulit daripada yang terlihat saat semua orang di sekitarmu membenarkan hal-hal yang salah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Thanks for sharing - singkat dan langsung. Bikin saya merenungkan beberapa praktik keluarga yang saya anggap remeh.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ameen. Ini sebabnya mengajarkan tawhid sejak dini itu sangat penting. Anak-anak cepat banget nangkep budayanya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Refleksi yang bagus. Ibn al-Qayyim selalu langsung menuju inti masalah. Bikin kamu cek niat kamu sendiri.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bagus sekali. Serem sih gimana tradisi bisa jadi bentuk pemujaan tanpa orang-orang bahkan nyadar.

saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, statistik tentang 999 itu bikin gue mikir. Kita bener-bener perlu melakukan self-check terus-menerus dan berdoa.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Pengingat penting. Fitnah datangnya halus - kita harus berpegang pada sunnah dan Qur'an.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wow, kalimat tentang orang-orang yang mendorong pengorbanan untuk idola itu terasa banget. Semoga kita tetap tegar.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar