Saya menyaksikan serangan Islamofobia untuk pertama kalinya - apakah saya melakukan hal yang benar?
As-salamu alaykum. Aku bakal coba jelasin apa yang terjadi sejelas mungkin. Maaf kalau agak panjang. Aku tinggal di sebuah negara di Eropa Barat. Kemarin aku lagi di bus. Busnya hampir kosong - cuma aku sama seorang saudari yang pakai hijab. Dia duduk di belakang dan aku di depan. Di satu pemberhentian, seorang wanita tua naik. Aku mulai denger suara dari belakang. Awalnya aku nggak terlalu memperhatikan, tapi suaranya makin keras jadi aku nengok ke belakang. Wanita tua itu bilang ke saudari itu, “Apa kamu nggak malu dengan kain di kepalamu itu? Pulanglah ke negaramu.” Aku putuskan buat mendekat dan nanya ada apa (iya, mungkin gak biasa banget phrasing-nya, tapi aku pengen bantu). Wanita tua itu bilang ke aku, “Nggak, tapi tuan, saya kan benar, ya? Saya sudah muak liat ini,” sambil nunjuk ke saudari tersebut. Aku punya keturunan campuran Afrika/Eropa (100% Muslim) dan aku rasa wanita tua itu mengira aku bukan Muslim. Aku bilang ke dia kalau perilakunya nggak bisa diterima, bahwa kamu nggak bisa menyerang seorang wanita muda tanpa alasan, dan aku ingetin dia kalau dia juga ada di negara ini. Aku juga lihat kalau saudari itu terlihat Eropa. Wanita tua itu menjawab dengan penuh kebencian, “Semua orang selalu ada untuk mendukung mereka, tapi dia nggak ada urusan di sini dengan agamanya, pakai jilbab itu memalukan,” dan suasana mulai memanas. Sopir bus nolak buat ngeladenin. Di pemberhentian berikutnya, seorang saudari Arab naik dan langsung nanya ada apa; dia ngasih sedikit dorongan ke wanita tua itu, mungkin dia pikir aku tantang dia. Saudari yang lebih muda dan aku jelasin dan saudari baru itu jadi lebih vokal dengan hinaan. Wanita tua itu jadi pucat dan tangannya mulai bergetar. Aku bisa lihat situasinya mungkin meledak. Aku bilang sama wanita tua itu buat minta maaf ke saudari muda - aku harap itu bisa menenangkan keadaan. Lalu aku bilang dia buat turun di pemberhentian berikutnya; dia nurut. Saudari kedua kelihatan siap buat turun dan ngikutin dia, tapi aku bujuk supaya nggak. Semuanya terjadi dalam waktu kurang dari lima menit. Ngeliat kembali, aku merasa sudah membela saudari muda itu dan juga mencegah konflik yang lebih besar. Aku rasa aku udah ngelakuin hal yang benar dengan membela dia dan coba meredakan situasi, tapi aku nggak yakin apa aku ngelakuinnya dengan sempurna. Menurutmu - apa aku bereaksi dengan benar?