Bagaimana Saya Perlahan Mendapatkan Fokus Kembali (dengan Salam)
Assalamu alaikum - Saya mau berbagi sesuatu yang udah bantu saya konsentrasi dengan jauh lebih baik selama hari-hari. Gak ada yang sempurna (gak ada yang seperti itu), saya masih punya hari-hari yang kurang baik, tapi secara keseluruhan saya bisa fokus JAUH lebih baik dibanding sebelum saya mulai praktik ini. Saya jauh lebih produktif dan gak lagi gampang hilang fokus seperti sebelumnya. Di akhir remaja/s awal 20-an saya, saya mulai nyadar kalau daya tahan fokus saya makin buruk. Rasanya seperti fokus saya rusak. Setiap kali saya coba kerja di sesuatu yang membosankan, saya bener-bener gak bisa bertahan. Itu bikin saya kesal, karena saya gak selalu seperti itu. Dulu saya bisa baca berjam-jam dan tetap bisa fokus meskipun di tugas yang saya gak suka, seperti nulis esai atau mengerjakan tugas rumah. Akhirnya saya sadar alasannya: terlalu banyak waktu nempel di layar - terutama scroll di ponsel yang tanpa pikir. Kebanyakan dari kita gak sadar seberapa banyak itu memengaruhi otak. Berjam-jam lihat-lihat informasi bikin kita jadi gampang menyerah ketika sesuatu terasa membosankan. Begitu otak kita gak terhibur, kita swipe dan ada yang baru. Lakuin itu setiap hari dan otak kita mulai mengejar hal-hal baru yang murahan daripada fokus yang sabar. Kalau kamu masih ikutan… saya nemuin antidotnya. Ini basically kebalikan dari doomscrolling. Gak ada hal baru yang mencolok - kamu harus duduk dengan kebosanan dan menstabilkan perhatian kamu pada satu titik. Seiring waktu, itu membangun fokus yang lebih dalam. Buat saya, praktik ini udah sangat membantu. Ini simpel dan makan waktu sekitar 10 menit sehari. Apa yang saya lakukan: 1. Nyalakan lilin dan tatap nyala api dengan tenang selama beberapa menit. 2. Tutup mata dan amati bayangan setelah lilin di balik kelopak mata. 3. Ketika bayangan memudar, buka eyes dan ulangi lagi. 4. Pikiran kamu akan melayang - setiap kali kamu sadar itu melenceng, bawa perhatian kamu kembali dengan lembut kepada nyala api atau bayangan. Itu aja. Ini tenang, dan mengajarkan kesabaran dan ketahanan. Kalau ada yang mau tanya tentang latihan ini atau gimana saya masukkan ke rutinitas sehari-hari saya, silakan tanya. JazakAllahu khairan!