Bagaimana Akun Akan Diselesaikan di Hari Kiamat, insha'Allah
As-salaamu `alaykum. Ketika Hari Kebangkitan tiba, hasanaat (amal baik) seseorang akan menjadi modalnya. Jika dia telah berbuat salah kepada orang lain, hak mereka akan diambil dari hasanaatnya sesuai dengan ketidakadilan yang dilakukan. Jika hasanaatnya habis, maka beberapa sayi`aat (amal buruk) mereka akan dibebankan kepadanya. Nabi (sallallahu `alayhi wa sallam) memperingatkan bahwa siapa pun yang menyakiti kehormatan atau hak sesama Muslim harus meminta maaf sebelum tidak ada lagi dinar atau dirham; jika tidak, orang-orang akan mengambil dari amal baiknya, dan jika itu habis, beberapa dosa mereka akan ditambahkan ke bebannya. Inilah yang disebut oleh Rasul (sallallahu `alayhi wa sallam) sebagai kebangkrutan: seseorang yang datang pada Hari Kiamat dengan catatan shalat, puasa, dan zakah, tetapi telah meremehkan, mencemarkan nama baik, mengambil harta, menyakiti atau memukuli orang lain. Amal baik mereka akan diberikan kepada orang-orang yang dia sakiti, dan ketika amal baiknya habis, beberapa dosa mereka akan dikenakan padanya dan dia akan dilemparkan ke Api. Jika seseorang meninggal dengan utang, apa yang dia utang akan diambil dari hasanaatnya, karena tidak akan ada mata uang di akhirat. Ketika orang-orang saling berbuat salah, keseimbangan akan disesuaikan: jika keduanya saling menindas secara sama, mungkin tidak ada klaim yang tersisa; jika satu masih berutang kepada yang lain, orang yang berutang akan menerima haknya. Ada juga contoh seorang pria yang memperlakukan budaknya dengan buruk: pada Hari Kebangkitan, kesalahan mereka akan dibandingkan dengan hukumannya terhadap mereka. Jika hukumannya sesuai dengan kesalahan mereka, tidak akan ada yang tersisa untuk diselesaikan; jika hukumannya lebih ringan, itu akan dihitung untuk kebaikan dirinya; jika hukumannya lebih berat dari yang seharusnya dari dosa mereka, kelebihan itu akan dihitung melawan dirinya. Karena zulm (penindasan) begitu mengerikan, mereka yang takut akan Hari itu harus meninggalkan penindasan dan menghindarinya-Nabi (sallallahu `alayhi wa sallam) memperingatkan bahwa zulm akan menjadi kegelapan di Hari Kebangkitan. Semoga Allah melindungi kita dari menjadi orang-orang yang amal baiknya diambil dan bebannya ditambah. Ameen.