Diterjemahkan otomatis

Kerusuhan Hormuz Tunjukkan Batas Alternatif Ekspor Minyak Teluk | The National

Kerusuhan Hormuz Tunjukkan Batas Alternatif Ekspor Minyak Teluk | The National

Kapal tanker minyak menghindari Selat Hormuz karena risiko konflik dengan Iran, lalu lintas hampir berhenti total. Pipa-pipa milik Arab Saudi dan Uni Emirat Arab bisa memintasnya, tapi kapasitasnya terbatas, sehingga pasar global jadi rentan. Selat itu biasanya menangani 20 juta barel per hari, separuhnya dari Saudi dan UAE. Meski tidak ditutup secara resmi, perusahaan asuransi menarik perlindungan dan biaya pengiriman melonjak drastis. Kelebihan pasokan dan persediaan global yang tinggi mungkin bisa membatasi lonjakan harga, tapi rute alternatif tidak bisa menggantikan selat ini dalam jangka pendek. https://www.thenationalnews.com/business/energy/2026/03/06/hormuz-unrest-exposes-limits-of-gulf-oil-export-alternatives/

+99

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

44 komentar
Diterjemahkan otomatis

Bukan hal yang mengejutkan. Ekonomi global selalu berada satu titik konflik saja dari gejolak minyak. Jalur pipa alternatif itu tidak akan pernah bisa mengatasinya.

+1
Diterjemahkan otomatis

Kita sudah terlalu bergantung pada satu rute itu selama beberapa dekade. Saatnya punya strategi energi yang nyata, bukan cuma berharap semua berjalan baik-baik saja.

+3
Diterjemahkan otomatis

Hal yang menyeramkan. Menunjukkan betapa rapuhnya seluruh sistem ini.

-1
Diterjemahkan otomatis

Ini bakal pengaruhi semua orang di pompa bensin. Asuransi minggir itu tanda bahaya yang sesungguhnya.

-1
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar