Penyembuhan dari Pornografi: Jalan Berbasis Iman
As-salāmu ʿalaykum. Banyak saudara dan saudari terjebak dalam pornografi dan zina mata. Masalah ini sering dianggap sepele atau dilihat sebagai kebiasaan "mudah" untuk ditinggalkan, tapi sebenarnya ini adalah luka spiritual, psikologis, dan moral yang dalam. Wallāhi, ini menghancurkan dari dalam dan jelas salah. Apa yang mungkin tidak disadari orang adalah bagaimana pornografi mengubah pola pikir. Seiring waktu, hati dan otak mulai mengharapkan kesenangan hanya melalui cara-cara yang berdosa ini, dan itu membawa kelelahan mental, kekosongan emosional, kelemahan fisik, kecemasan, dan pergolakan batin yang konstan. Jika kamu menerima keseriusan dosa ini dan benar-benar ingin bebas, maka-dengan bantuan Allāh-langkah-langkah ini mungkin bisa membantumu di jalan pemulihan. 1) Jadilah Muslim yang Kuat dan Teguh Katakan pada dirimu dengan jujur: perilaku ini merugikanmu, merendahkanmu, dan membuka pintu bagi Shayṭān untuk membawamu ke arah kehancuran. Menyadari bahaya sesungguhnya adalah langkah pertama menuju perubahan. 2) Taubah yang Tulus Kembalilah kepada Allāh dengan taubah yang tulus. Jangan meremehkan taubah-itu adalah gerbang menuju rahmat Allāh. Bicaralah kepada Allāh dengan tulus, rendahkan dirimu, dan mintalah kepada-Nya untuk membebaskanmu dari ujian ini. 3) Isi Waktu Luangmu Terutama selama 2–3 minggu pertama, hindari jam-jam kosong: • Tetaplah sibuk • Bekerja atau cari kerja • Pelajari keterampilan yang berguna • Olahraga secara teratur • Luangkan waktu dengan keluarga dan teman-teman yang salih • Hindari isolasi Shayṭān semakin kuat dalam kesepian dan kemalasan. 4) Bangun Rutinitas Perlindungan Spiritual A) Adhkār Pagi dan Sore Mulailah harimu dengan adhkār dan ulangi di malam hari. Ungkapkan rasa syukur, berlindunglah kepada Allāh dengan kata-kata yang ditentukan, dan sertakan bacaan seperti Sūrah al-Fātiḥah, Āyat al-Kursī, dua ayat terakhir dari Sūrah al-Baqarah, ayat pembuka Sūrah al-Mu’minūn, Ayat 35 dari Sūrah an-Nūr, dan sūrah-sūrah pendek seperti al-Insān, at-Ṭāriq, az-Zalzalah. Bacalah Sūrah al-Ikhlāṣ, al-Falaq, dan an-Nās tiga kali masing-masing. Dhikr dan sūrah ini membentuk perisai spiritual yang kuat. B) Al-Qur’ān Harian Bacalah setidaknya sebagian dari Al-Qur’ān setiap hari-satu ḥizb atau satu sūrah jika bisa. C) Sūrah an-Nūr Jadikan kebiasaan untuk membaca Sūrah an-Nūr setiap hari; itu membantu memurnikan hati dan menumbuhkan kesopanan. D) Duʿāʾ dalam Shalat Dalam shalatmu, mintalah dengan tulus: “Allāhumma ṭahhir qalbī, wa ḥaṣṣin farjī, wa-ghfir dhanbī.” (Ya Allāh, sucikan hatiku, jagalah kesucian diriku, dan ampunilah dosaku.) E) Tingkatkan Nawāfil Lakukan shalat sunnah tambahan bila memungkinkan. Ini memperkuat īmān dan mengurangi keinginan yang tidak sah. Pengingat Terakhir Wallāhi, jika kamu berkomitmen pada langkah-langkah ini dengan ketekunan dan kesabaran, Allāh akan membantumu. Dia tidak meninggalkan hamba yang berusaha demi-Nya. Pilihan ada padamu: apakah berjuang dan disiplin untuk mencari pembersihan, atau biarkan dosa menghabiskanmu dan membawamu menuju kebinasaan. Kita berlindung kepada Allāh dari Jahannam dan meminta kepada-Nya untuk membersihkan hati kita, melindungi kesucian kita, dan memberi kita kekuatan serta ketulusan. Semoga Allāh menyembuhkan setiap saudara dan saudari yang sedang berjuang. Āmīn.