Kepala BGN Bantah Motor Listrik Emmo Adalah Rebranding dari Produk Alibaba
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menanggapi informasi yang beredar di media sosial bahwa sepeda motor listrik merek Emmo, yang dibeli untuk kepala satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), merupakan hasil rebranding dari motor listrik yang dijual di situs Alibaba. BGN membeli 21.801 unit motor listrik merek Emmo Electric Mobility Indonesia, terdiri dari tipe Emmo-JVX GT (trail) seharga Rp 43,3 juta per unit dan Emmo-JV Max (bebek) seharga Rp 41,7 juta per unit, untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG).
Dadan menyangkal klaim tersebut dengan menyatakan bahwa motor yang dibeli BGN berbeda dari produk serupa di Alibaba, yang dijual dengan merek Kollter ES1-X PRO seharga Rp 10,425 juta per unit. Ia menegaskan bahwa Emmo adalah jenama resmi di Indonesia, sementara penjualan di Cina, Eropa, dan Amerika menggunakan merek Tinbot. Dadan juga mengutip harga baterai motor listrik sekitar Rp 7 juta untuk menekankan perbedaan kualitas.
Motor listrik tersebut saat ini masih disimpan di gudang distributor, setelah sempat dipindahkan ke beberapa lokasi seperti Tangerang, Cakung, dan Sentul. Dadan menjelaskan bahwa pengadaan ini hanya dianggarkan untuk tahun 2025 dan akan didistribusikan ke SPPG di daerah-daerah dengan akses sulit. Ia menambahkan bahwa merek Tinbot telah dipamerkan di EICMA di Milan dan digunakan oleh kepolisian Spanyol, sebagai bukti keabsahannya.
https://www.gelora.co/2026/04/