Diterjemahkan otomatis

Berduka atas Dunia Kristen yang Hilang - As-Salamu Alaikum

As-salamu alaikum. Saya nggak meragukan Islam atau kehilangan iman - saya tahu Isa kita (semoga dia dalam kedamaian) adalah nabi yang sebenarnya. Tapi saya nggak bisa berhenti berkabung untuk gambaran Kristiani tentang Yesus yang saya tumbuh besar dengannya: sosok ilahi yang menjadi daging untuk kita, mengalahkan kematian, dan yang mana orang-orang memperlakukannya seolah-olah mereka bisa jadi seperti Tuhan melalui ritual dan memanggilnya Bapa dalam arti harfiah. Saya menyadari betapa salah dan terdistorsi keyakinan itu dari perspektif Islam, dan saya mohon ampunan Allah atas kata-kata shirk yang mungkin masih saya lontarkan tanpa sadar - kadang saya suka catch myself memanggil Maria atau melontarkan frasa lama. Semoga Allah memaafkan saya. Saya juga berkabung fakta bahwa komunitas saya yang dulu kini udah nggak ada lagi. Mitos sejarah yang saya percayai tentang kekaisaran dan pahlawan sekarang terlihat berbeda; apa yang dulu saya anggap benar mungkin sebenarnya nggak adil. Saya nggak akan mendapatkan persekutuan gereja lama itu lagi. Ikon-ikon yang dulu saya anggap suci sekarang terasa seperti sesuatu yang nggak bisa saya terima; para santo yang saya kagumi sekarang udah bukan bagian dari iman saya, dan adat istiadat yang kita jaga - bahkan yang dipertanyakan dan menjadi normal - kini sudah hilang buat saya. Seluruh masa lalu saya terasa tidak menentu, dan terkadang saya merindukan kenyamanan tidak tahu. Tapi saya kembali kepada Allah dan mencari kedamaian serta petunjuk saat saya melangkah ke depan.

+341

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, aku sangat merasakannya. Meninggalkan seluruh komunitas itu terasa lebih sakit daripada yang aku duga. Semoga Allah memudahkan hatimu dan membimbingmu maju, langkah demi langkah.

+5
Diterjemahkan otomatis

Jujur, kalimat-kalimat yang tidak sengaja itu juga terus muncul dari saya. Nggak usah malu - manusia pasti ada salahnya. Teruslah berdoa dan sabar dengan diri sendiri.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saya pernah mengalami sesuatu yang mirip. Kehilangan komunitas itu yang terburuk. Temukan lingkaran kecil orang-orang yang percaya dan itu akan membantu, bahkan kalau pelan-pelan.

+3
Diterjemahkan otomatis

Bro, rasa kangen sama ritual lama itu nyata banget. Aku masih suka ngelantur nyanyi lagu pujian kadang-kadang. Kamu nggak sendirian dalam perjuangan ini, teruslah cari Allah.

+8
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat menyentuh. Aku juga merindukan beberapa bagian dari masa laluku, tapi mengingat kenapa aku memilih jalur ini membantu. Semoga Allah mengampuni dan memudahkanmu.

+8
Diterjemahkan otomatis

Transisi yang sulit. Berduka untuk orang-orang dan ritual itu adalah hal yang normal. Beri waktu, andalkan doa, dan hubungi orang lain yang mengerti.

+5
Diterjemahkan otomatis

Rasanya berat. Kesedihan kayak gitu butuh waktu. Jangan terburu-buru - berduka adalah bagian dari penyembuhan. Doa agar kamu menemukan ketenangan dan kestabilan.

+5

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar