Berduka atas Dunia Kristen yang Hilang - As-Salamu Alaikum
As-salamu alaikum. Saya nggak meragukan Islam atau kehilangan iman - saya tahu Isa kita (semoga dia dalam kedamaian) adalah nabi yang sebenarnya. Tapi saya nggak bisa berhenti berkabung untuk gambaran Kristiani tentang Yesus yang saya tumbuh besar dengannya: sosok ilahi yang menjadi daging untuk kita, mengalahkan kematian, dan yang mana orang-orang memperlakukannya seolah-olah mereka bisa jadi seperti Tuhan melalui ritual dan memanggilnya Bapa dalam arti harfiah. Saya menyadari betapa salah dan terdistorsi keyakinan itu dari perspektif Islam, dan saya mohon ampunan Allah atas kata-kata shirk yang mungkin masih saya lontarkan tanpa sadar - kadang saya suka catch myself memanggil Maria atau melontarkan frasa lama. Semoga Allah memaafkan saya. Saya juga berkabung fakta bahwa komunitas saya yang dulu kini udah nggak ada lagi. Mitos sejarah yang saya percayai tentang kekaisaran dan pahlawan sekarang terlihat berbeda; apa yang dulu saya anggap benar mungkin sebenarnya nggak adil. Saya nggak akan mendapatkan persekutuan gereja lama itu lagi. Ikon-ikon yang dulu saya anggap suci sekarang terasa seperti sesuatu yang nggak bisa saya terima; para santo yang saya kagumi sekarang udah bukan bagian dari iman saya, dan adat istiadat yang kita jaga - bahkan yang dipertanyakan dan menjadi normal - kini sudah hilang buat saya. Seluruh masa lalu saya terasa tidak menentu, dan terkadang saya merindukan kenyamanan tidak tahu. Tapi saya kembali kepada Allah dan mencari kedamaian serta petunjuk saat saya melangkah ke depan.