Para pendiri studio UEA mendesain ulang housh Emirati untuk kehidupan modern - Salaam
Salaam - Selama beberapa generasi, housh menjadi jantung rumah-rumah Arab: tempat berkumpul pribadi yang mendorong hubungan keluarga dan sambutan hangat. Itu memberi orang-orang ruang bersama untuk kehidupan sosial dan manfaat praktis seperti ventilasi alami dan naungan.
Ketika kota-kota berkembang dan menara modern bermunculan di sepanjang Teluk, elemen tradisional itu menjadi semakin jarang. Tapi Omar Darwish dan Abdulla Abbas, yang menjalankan studio desain dan riset di UEA bernama Some Kind of Practice, mencoba menghidupkan kembali housh Emirati dalam percakapan.
Mereka memenangkan Komisi Urban Minggu Desain Dubai tahun ini dengan proyek yang disebut “Kapan Ambang Menjadi Halaman.” Tujuan mereka bukan untuk menyalin bentuk-bentuk lama secara tepat, tapi untuk mengambil ide dasar dari housh - berfokus ke dalam, dapat disesuaikan, dan melindungi - dan memikirkan ulang untuk kebutuhan hari ini.
Abbas mengatakan bahwa housh adalah dunia yang mengarah ke dalam, terbentuk seiring waktu saat keluarga tumbuh dan kebutuhan privasi berubah. Darwish menunjukkan bagaimana bahan dan iklim membentuk berbagai jenis housh di seluruh Emirates: terumbu karang dan kelapa sawit di pantai, bata tanah liat di padang pasir, batu bertumpuk di gunung. Housh bukan satu bentuk tetap tetapi sistem yang menyesuaikan diri dengan orang, tempat, dan sumber daya.
Usulan mereka mengeksplorasi bagaimana logika itu bisa berfungsi dalam kehidupan bertingkat tinggi. Daripada hanya satu halaman yang dibagi bersama, mereka membayangkan setiap apartemen memiliki taman internalnya sendiri atau pemandangan pribadi - housh pribadi yang menjaga privasi sementara tetap memungkinkan keramahan dan komunitas untuk terjadi. Ini tentang menjaga prinsip kehidupan yang mengarah ke dalam dan responsif terhadap lingkungan, bukan sekadar menciptakan tampilan sejarah.
Bagi kedua desainer ini, pentingnya housh bukanlah bentuk yang tepat dan lebih pada apa yang diwakilinya: ruang rumah yang damai yang melindungi kedekatan sambil tetap terbuka bagi yang diundang. Mereka berharap arsitektur kontemporer di sini akan bergerak melampaui peniruan gaya global dan sebaliknya menjadi modern namun tetap berakar pada iklim, budaya, dan komunitas.
Semoga desain yang dipikirkan dengan baik ini membantu menjaga bangunan kita tetap manusiawi dan terhubung dengan memori lokal - dan semoga ini menginspirasi para pembangun dan keluarga untuk membawa semangat housh ke dalam rumah modern.
https://www.arabnews.com/node/