Gagal di Piala AFF 2026, Wacana 'Empty the Stadium' Mengemuka
Kekecewaan suporter sepak bola Indonesia kembali mencuat setelah Timnas gagal melaju ke semifinal ASEAN Championship 2026 (Piala AFF 2026). Harapan tinggi yang dibangun dengan kehadiran pemain diaspora dan proses naturalisasi kembali berujung pada kenyataan pahit: Indonesia terhenti sebelum semifinal, memperpanjang catatan tanpa trofi meski enam kali menjadi runner-up.
Belakangan, wacana gerakan "Empty the Stadium" atau "Kosongkan Stadion" muncul sebagai bentuk protes simbolis. Gerakan ini mengajak suporter menahan kehadiran, dukungan, dan pembelian tiket untuk menyampaikan pesan bahwa loyalitas tidak bisa dianggap sebagai sesuatu yang otomatis. Meski masih sebatas wacana, hal ini dinilai sebagai tanda mulai terkikisnya kepercayaan setelah siklus harapan dan kekecewaan yang berulang.
Preseden serupa pernah terjadi pada 2018 dengan kampanye #KosongkanGBK. Dalam konteks ini, para pengamat menilai bahwa "Empty the Stadium" bukan berarti berhenti mencintai Timnas, melainkan pertanyaan tentang batas kesabaran dan tuntutan agar dukungan publik dihargai.
https://kabarbaik.co/gagal-di-